Piala Dunia 2018
Lakukan Selebrasi Ini, 2 Pemain Swiss Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri Terancam Absen 2 Laga
"Setiap orang yang memprovokasi publik selama pertandingan akan dilarang tampil di dua laga dan dijatuhi dena minimal CHF 5.000 atau Rp 71,2 juta."
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- FIFA membuka investigasi kasus indisipliner yang dilakukan oleh Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri.
Kedua pemain tersebut terancam larangan bermain sebanyak dua laga.
Timnas Swiss menang atas timnas Serbia dengan skor 2-1 pada laga lanjutan grup E di Kaliningrad Stadium, Kaliningrad, Jumat (22/6/2018) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.
Dua gol Swiss dicetak oleh Granit Xhaka (52') dan Xherdan Shaqiri (90'), sementara Aleksandar Mitrovic sempat membawa Serbia unggul pada menit lima.
Baca: Selalu Dilibatkan Ungkap Kasus Kriminal, Penelitian Pun Buktikan Anjing Bisa Deteksi Orang Jahat
Baca: Rumahnya Digeledah Pejabat Gubernur, Cagub Jabar Demiz: Barangkali Kurang Yakin Pejabat Baru Ini
Baik Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri sama-sama membuat simbol lewat tangannya seperti burung yang membentuk sayap dan menempelkannya di tengah dada.
Selebrasi Kedua pemain tersebut menggambarkan burung elang berkepala dua yang merupakan simbol dalam bendera negara Albania.
Maklum, Xhaka dan Shaqiri adalah pemain yang lahir dari keluarga Kosovo keturunan Albania.
Kondisi politik yang memanas antar negara memaksa keluarga kedua pemain untuk pindah ke Swiss.
Baca: Negara Ini Sedang Buka Lowongan Kerja Untuk 15 Ribu Tukang Batu, Gaji 3 Bulan Bisa Beli Mobil Mewah
Baca: Selalu Dilibatkan Ungkap Kasus Kriminal, Penelitian Pun Buktikan Anjing Bisa Deteksi Orang Jahat
Selain gestur selebrasi tersebut, Xhaka juga berteriak dengan keras 'Kosovo' saat dia merayakan keberhasilannya mencetak gol.
Sementara Shaqiri memakai sepatu dimana terdapat bendera Swiss dan bendera tanah kelahirannya.
Menyusul kejadian itu, FIFA menyatakan,"komite Disiplin FIFA telah memulai proses investigasi indispliner dua pemain Swiss, Granit Xhaka dan Herdan Shaqiri terkait selebrasi yang mereka lakukan saat pertandingan Swiss melawan Serbia.
Kedua pemain terancam hukuman larangan tampil di dua pertandingan seperti yang tertulis di peraturan FIFA bab 54.
"Setiap orang yang memprovokasi publik selama pertandingan akan dilarang tampil di dua laga dan dijatuhi dena minimal CHF 5.000 atau Rp 71,2 juta."
Baca: Selalu Dilibatkan Ungkap Kasus Kriminal, Penelitian Pun Buktikan Anjing Bisa Deteksi Orang Jahat
Baca: Musuh Bebuyutan Lama, Usai Menikah Pasangan Ini Justru Makin Mesra, Berikut Foto-fotonya !
Xhaka pasca pertandingan mengatakan apa yang telah ia lakukan hanyalah untuk orang-orang yang mendukungnya.
"Jujur, saya tidak menujukan itu kepada lawan," ucap pemain Arsenal tersebut seperti dilansir BolaSport.com dari The Sun.
"Itu hanyalah untuk orang-orang yang selalu mendukung saya.
Orang-orang yang tidak pernah mengabaikan saya di negara dimana keluarga saya berasal.
Itu murni hanyalah sebuah luapan perasaan," tandasnya.
Artikel ini tayang di Bolasport.com -- Kasus Dibuka, Xhaka dan Shaqiri Terancam Hukuman Dua Pertandingan dari FIFA
By Tomy Kartika Putra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/selebrasi-xherdan-shaqiri-kiri-dan-granit-xhaka-kanan-kala-mencetak-gol-ke-gawang-serbia_20180624_171206.jpg)