Breaking News:

Jelang Pilkada 27 Juni, Bupati Nurhayanti Imbau Panitia Pilkada Bersikap Jujur Dan Teliti

Menurutnya, pemungutan dan perhitungan suara pada dasar adalah inti dari seluruh tahapan Pilkada serentak.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Bupati Bogor Nurhayanti 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Hj Nurhayanti meminta para panitia pemilihan di semua tingkatan harus melakukan perhitungan secara jujur, tepat, teliti dan akurat pada Pemilukada Kabupaten Bogor.

Menurutnya, pemungutan dan perhitungan suara pada dasar adalah inti dari seluruh tahapan Pilkada serentak.

Perhatian seluruh masyarakat, kata dia, akan terpusat pada momen ini karena hasilnya sangat menentukan figur yang akan menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat dan Bupati-Wakil Bupati Bogor periode berikutnya.

Kinerja KPU, PPK dan PPS pada tanggal 27 nanti pun akan menjadi sorotan masyarakat.

"Untuk itu, panitia pemilihan di semua tingkatan harus memperhatikan setiap rincian kegiatan dengan seksama," ujarnya kepada wartawan, Senin (25/6/2018).

Dikatakannya bahwa hal itu dilakukan guna mendukung terwujudnya sukses pemungutan hingga perhitungan suara.

"Mulai dari kelancaran pelaksanaan hak pilih, kelancaran logistik, tepat waktu dan adanya kekeliruan dalam perhitungan suara," katanya.

Ia melanjutkan, guna menjamin tercapainya tujuan tersebut, para panitia pemilihan di semua tingkatan juga harus memperhatikan aspek waktu

"Dalam keseluruhan proses itu, apabila ada keberatan dari pihak-pihak tertentu, upayakan selesai di tingkat PPK agar tidak menjadi persoalan serius yang mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat," terangnya.

Nurhayanti pun menenkankan pentingnya netralitas, kejujuran, ketelitian dan akurasi setiap penyelenggara pemilihan di semua tingkatan.

"Ya, agar tidak ada kekeliruan yang bisa mengundang keberatan masyarakat dan menimbulkan praduga yang bentu kebenarannya," jelasnya.

"Tingkatkan pula kerjasama dengan pihak kepolisian dan keamanan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta mengantisipasi kemungkinan apapun yang berpotensi mengganggu jalannya proses pemungutan dan perhitungan suara," tambahnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved