Breaking News:

Terancam Disanksi, Oknum Lurah Akui Ajak Warga Pilih Salah Satu Paslon Pilkada Kota Bogor

Dalam status itu Ia mengupload tulisan berbentuk ajakan mencoblos salah satu pasangan calon nomor urut tiga, Sabtu (24/6/2018).

TribunnewsBogor.com/Afdhalul Ikhsan
Ketua Panwaslu Kota Bogor Yustinus Elias Mau 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Sejak dimulainya tahapan Pilkada Kota Bogor, sudah ada tiga temuan pelanggaran.

Ketua Panwaslu Kota Bogor Yustinus Elias Mau mengakui bahwa sejak dimulainya tahapan Pilkada sudah ada tiga temuan pelanggaran yang didapat Panwaslu.

"Sampai saat ini ada tiga yakni Lurah Batutulis terus kaitan dengan direktur rumah sakit itu, yang terakhir ini jadi ada 3 yang tercatat di kami," katanya, Senin (25/6/2018).

Dimana tiga temuan itu, sudah ada di Kantor Panwaslu Kota Bogor.

Bahkan, pihaknya juga sudah mengirimi surat kepada pelapor dan terlapor hingga mengkaji lebih dalam.

Di antara tiga temuan pelanggaran tersebut, aksi Lurah Babakan lah yang paling santer dikabarkan di Kota Bogor.

Baca: Korban Selamat Sempat Ditertawakan Saat Pakai Pelampung, Dihampiri Wanita di Tengah Danau Toba

Pasalnya, Lurah Babakan Heri Eriyadi itu terancam mendapatkan sanksi pemecatan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) jika terbukti melakukan pelanggaran etika Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebelumnya, Heri Eriyadi membuat heboh media sosial karena ketidaknetralannya sebagai ASN.

Hal itu terbukti dari adanya sebuah status WhatsApp hingga Insta Story miliknya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved