Breaking News:

13 Terduga Teroris Ditangkap Karena Berencana Ganggu TPS di Pilkada Besok

Polri meminta masyarakat untuk tidak takut datang ke TPS pada saat Pilkada. Sebab, Polri sudah melakukan tindakan preventif.

Kompas.com/Indon Tanjung
Petugas bersiaga pada saat penggeledahan gelanggang mahasiswa di kampus Universitas Riau terkait dugaan penangkapan teroris, Sabtu (2/6/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -   Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyatakan pihaknya menjamin keamanan pada saat penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 Juni 2018, esok.

Ini termasuk pengamanan dari ancaman terorisme.

Tito menyebutkan, Densus 88 Antiteror sudah menangkap setidaknya 13 orang terduga teroris menjelang penyelenggaraan Pilkada.

"Ada beberapa orang yang ingin mengganggu TPS (tempat pemungutan suara). Kita lakukan tindakan cepat, deteksi dan lakukan penangkapan. 13 orang ditangkap," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/6/2018).

Tito menuturkan, kelompok-kelompok teroris cenderung menganggap pesta demokrasi seperti Pilkada tidak sesuai dengan nilai yang mereka yakini.

"Dianggap buatan manusia, sehingga pesta demokrasi bagi mereka itu adalah pesta syirik," ujar dia.

Terkait hal ini, imbuh Tito, Polri meminta masyarakat untuk tidak takut datang ke TPS pada saat Pilkada. Sebab, Polri sudah melakukan tindakan preventif.

"Kita minta masyarakat jangan ragu-ragu untuk ke TPS. Jangan takut ke TPS, kita jamin keamanannya," tegas Tito.

Sepanjang pekan lalu, Polri telah melaporkan tiga penangkapan terhadap terduga teroris. Penangkapan pertama dilakukan pada Selasa (19/6/2018) di Bandung, Jawa Barat dan Kebumen, Jawa Tengah.

Keempat orang yang ditangkap berinisial R, MN, F, dan FT alias FM. Mereka diduga terkait dengan jaringan sel-sel ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved