Breaking News:

21 TPS di Magelang Rawan Politik Uang, Ada Broker Berada di TPS

salah satu kriteria TPS rawan adalah ditemukan praktik pemberian uang atau barang untuk tujuan kampanye selama masa pemetaan.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Kompas.com
Ilustrasi Pilkada(KOMPAS/PRIYOMBODO) 

"TPS rawan ada 21, namun bukan berarti TPS lain bebas money politics. Kita tetap harus menaruh kewaspadaan di seluruh TPS, hanya saja 21 TPS ini akan kita berikan perhatian khusus," ujarnya.

Habib menyebutkan, ada 15 indikator dalam pemetaan TPS rawan, yakni pemilih memenuhi syarat (MS) tapi masuk DPT, kemudian pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) masuk DPT, pemilih DPTb di atas 20 persen, ada aktor politik uang, ada praktik pemberian uang atau barang selama kampanye.

"Kemudian ada relawan bayaran di TPS, KPPS tidak netral, C6 tidak terdistribusi, praktik black campaign dan lainnya," imbuhnya.

Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar Saka mengungkapkan, pemetaan TPS rawan ini dilakukan di seluruh Jawa Tengah sesuai arahan Bawaslu RI.

Deteksi dini kerawanan ini dimaksudkan sebagai bahan untuk melakukan upaya antisipasi dan pencegahan pelanggaran pilkada.

"Ini sebagai warning ke publik akan potensi kerawanan selama kontestasi pilkada. Dengan mengetahui karakteristik setiap TPS, maka kita upaya melakukan upaya pencegahan pelanggaran. Dari pemetaan ini seluruh jajaran pengawas pemilu kami instruksikan untuk bergerak," ungkapnya.

Penulis : Kontributor Magelang, Ika Fitriana

(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "21 TPS di Magelang Rawan Politik Uang")

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved