Breaking News:

Istigosah Bareng Ulama, Danrem 061 Suryakancana Harap Pilkada di Kabupaten Bogor Lancar

Selain itu, ia juga berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya memilih pemimpin terbaik berdasarkan hati nurani.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Danrem 062 Suryakancana, Kolonel Inf Muhammad Hasan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CARINGIN - Sebanyak 100 pengurus DKM se-Bogor Raya, menggelar halal bi halal, di Pondok Pesantren, Al-Minhaj Al Islamic, Kampung Cinagara Tengah, RT 02/03, Desa Cinagara, Kabupaten Bogor, Selasa (26/6/2018).

Tidak hanya halal bi halal, dalan kegiatan itu digelar juga istighosah untuk menciptakan pemilu yang aman dan mesjid bersih dari politik praktis.

Danrem 061 Suryakancana, Kolonel Inf Muhammad Hasan pun turut hadir dan memberi sambutan dalam acara tersebut.

"Kita berdoa supaya siapa pun pemimpin nanti di Kabupaten Bogor atau di Jawa Barat ini mampu untuk mensejahterakan rakyatnya, mampu untuk membawa kebaikan membawa kemaslahatan dan tentunya bisa membuat hal-hal yang lebih baik, bisa memajukan masyarakat," kata Hasan dalam sambutannya, Selasa (26/6/2018).

Baca: Kepergok Jalan Bareng, Inikah Sosok Wanita yang Jadi Kekasih Baru Ariel NOAH?

Ia mengatakan bahwa Tentara dan Polisi tidak bisa mengikuti pilkada yang jatuh besok Rabu (27/6/2018) ini.

Melainkan hanya turut serta dalam pengamanan agar proses demokrasi berjalan dengan lancar.

"Pilkada ini juga keamanan bisa terjadi dengan baik, kami TNI sudah membackup semaksimal mungkin dan kepolisian jadi ujung tombak pengamanan pilkada serentak ini, kita bersinergi bersama-sama melakukan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mengamankan sampai dengan selesai pilkada serentak di wilayah kita ini," katanya.

Baca: Korban Selamat Sempat Naik Bangkai Kapal KM Sinar Bangun, Kaki Ditarik dan Lihat Air Banyak Darah

Selain itu, ia juga berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya memilih pemimpin terbaik berdasarkan hati nurani.

"Tapi yang lebih penting lagi, siap menerima kekalahan, jangan kita kalah, terus kita marah-marah, karena demokrasi itu adalah bagaimana kita siap menerima kekalahan, bukan hanya mengusung siapa yang akan jadi pemimpin," pungkasnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved