Breaking News:

Apa yang Terjadi Jika Kotak Kosong Menang Pilkada?

Dalam Pasal 54D diatur, pemenang Pilkada dengan calon tunggal harus memperoleh suara lebih dari 50 persen suara sah.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Calon tunggal Wali Kota Tangerang Arief ditemani sang istri, Aini Suci saat mencoblos di TPS 07, Karawaci, Tangerang. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pilkada Makassar, Sulawesi Selatan, disebut dimenangkan kotak kosong berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count.

Pilkada tersebut diikuti calon tunggal, yakni pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu).

Selain di Makassar, ada 15 daerah lain yang hanya memiliki satu pasangan calon.

Mereka didukung antara 6 sampai 12 parpol.

Rinciannya adalah:

- Pilkada Bupati: Deli Serdang, Padang Lawas, Pasuruan, Lebak, Tangerang, Tapin, Minahasa Tenggara, Bone, Enrekang, Mamasa, Mamberamo Tengah, Puncak, Jayawijaya.

- Pilkada Wali Kota: Prabumulih, Tangerang, Kota Makassar.

Baca: Romahurmuziy : Pasangan Ridwan Kamil-Uu Menang di Banyak Tempat di Kabupaten Bogor

Lalu, bagaimana jika nantinya suara calon tunggal kalah dibanding kotak kosong berdasarkan hasil perhitungan KPU?

UU Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada juga mengatur bagaimana jika Pilkada hanya diikuti calon tunggal.

Dalam Pasal 54D diatur, pemenang Pilkada dengan calon tunggal harus memperoleh suara lebih dari 50 persen suara sah.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved