Mantan Istri Opick Curhat di IG, 'Jika Kau Ingin Merusak Sebuah Keluarga, Rusaklah Dulu Ibunya'

Kabar ini pun sempat mengemuka kembali usai istri kedua pelatun 'Tombo Ati' tersebut meninggal dunia.

Mantan Istri Opick Curhat di IG, 'Jika Kau Ingin Merusak Sebuah Keluarga, Rusaklah Dulu Ibunya'
Instagram
Dian Rositaningrum dan Opick 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Opick dan Dian Rositaningrum yang sudah berumah tangga selama 18 tahun ini harus berakhir di jurang perceraian.

Sidang perceraian ini belum menunjukkan hasil akhir. Putusan akhir akan dilaksanakan 10 Juli 2018 mendatang.

Kuasa hukum Opick pun sudah mengatakan sidang putusan penceraian akan digelar pada 10 Juli 2018 mendatang.

Pasangan tersebut sudah sepakat untuk mengakhiri rumah tangga mereka.

"Ya kita sudah sepakat, sepakat bahwa kita akan tetap lanjutkan proses ini. Nanti pertimbangan dan putusannya kembali lagi ke Majelis Hakim. Tanggal 10 Juli untuk musyawarah hakim," tutur Herwinsyah kepada Tribunnews.

Baca: Nyoblos di TPS Bareng Suami, Penampilan Cawabup Bogor Inggrid Kansil Jadi Sorotan Kamera Warga

Baca: Cabub Bogor Ade Yasin Optimis Menang Di Atas 60 Persen

Penyebab perceraian keduanya pun merebak di berbagai media.

Isu orang ketiga hadir di tengah rumah tangga mereka.
Seperti diketahui, Opick diam-diam menikahi Wulan Mayasari yang merupakan penyanyi pendamping.
Kabar ini pun sempat mengemuka kembali usai istri kedua pelatun 'Tombo Ati' tersebut meninggal dunia.

Namun yang lebih menggegerkan lagi Opick ini bahkan disebut-sebut sudah menikahi seorang politisi asal Depok, Yuliast Mochamad.

Lebih lanjut, Dian mengungkapkan hal mengejutkan perihal hubungan mantan suaminya, Opick dengan wanita yang sedang dalam perbincangan.
Kepada pewarta, Dian mengatakan bahwa Opick mengakui telah menceraikan Yuliast Mochammad.
Opick, Dian dan Yulia
Opick, Dian dan Yulia (Kolase Foto TribunBogor)

Meski begitu, diakui Dian, hal tersebut bukan menjadi penyebab perceraiannya dengan Opick.

"Alhamdulillah, Mas Opick sudah menjelaskan kalau dia (Opick) sudah bercerai dari perempuan itu, tapi ya itu, ini ngggak ada hubungannya dengan perceraian saya," ujar Dian.

Kini, ketika sedang menunggu sidang putusan, Dian mengunggah postingan yang membuat warganet terharu.
Unggahan ini Dian bagikan di Instagram pribadinya.
Dalam tulisannya, Dian menyematkan foto tanaman hijau.
"'Rusaklah Dulu Ibunya', Renungan Bagus nih untuk Para Ibu," tulis Dian di awal judul unggahan, Selasa (26/6/2018).
Dalam tulisan tersebut, Dian mengungkapkan bahwa ketika ingin merusak sebuah keluarga, rusaklah dulu ibunya.
Tulisan ini terhitung panjang jika dibaca secara mendetail.
Dian Rositaningrum
Dian Rositaningrum (Instagram)
Dian mengungkapkan bahwa wanita ketika merasa tak ada pencapaian dalam hidup, iri melihat wanita lain, merasa rutinitasnya sama setiap hari, ketika di rumah tidak tenang, anak yang tidak patuh, suami asik di luar, maka akan muncul godaan lain.
Godan terberat ketika situasi tersebut terjadi adalah bisikan jin yang merasuki hati.
"Waktu rasanya begitu cepat sementara saya melihat diri saya tidak mencapai apapun, saya minder dengan ibu-ibu yang lain.
Saya merasa tidak bahagia, rasanya hanya berputar-putar di rutinitas yang sama setiap harinya, di rumah hati selalu tidak tenang, anak selalu gak nurut, suami suka asik di luar rumah
Pernah terjebak situasi seperti ini, perlu di perhatikan untuk ibu-ibu ketika hati sudah tidak tenang dan risau, disitulah mulai bisikan jin merasuki hati," tulis Dian.
"Seperti nasehat yang dikiaskan dalam bentuk sebuah narasi antara iblis dan syetan untuk menghancurkan setiap rumah tangga. Jika Kau Ingin Merusak Sebuah Keluarga, Rusaklah Dulu Ibunya," tulisnya lagi.
Dian juga menuliskan bagaimana cara jin, syetan dan iblis menggoda hati para wanita.
"Beri ia perasaan akan rasa lelah bertubi yang membuatnya merasa lemah dan habis energi. Jika ia sudah merasa lelah, ambil rasa syukurnya.
Biarkan ia merasa bahwa hidupnya habis untuk mengurus keluarga dan buatlah ia tidak memiliki apapun, selain lelah yang didapatnya.
Setelah kau ambil rasa syukurnya, buatlah ia menjadi orang yang tidak percaya diri.
Sibukkan pandangan matanya untuk melihat kebahagiaan orang lain dan buatlah ia lupa akan kebaikan yang ia miliki.
Buatlah ia merasa minder dan merasa tidak berharga. Jika itu sudah terjadi, ambilah juga sabarnya.
Gaduhkan hatinya agar ia merasa ada banyak hal yang berantakan dalam rumahnya, buatlah ia merasa betapa banyak masalah yang ditimbulkan dari anaknya, dari suaminya.
Goda lisannya untuk berkata kasar, hingga nanti anak-anak mencontohnya dan tak menghargainya lagi, lalu bertambahlah kemarahan demi kemarahan, hilanglah aura surga dalam rumah.
Dan kau akan menemukan perlahan, rumah itu rusak…dari pintu seorang IBU.
Sekali lagi, makhluk penting itu bernama Ibu.
Lelah yang tidak selesai menjadi tempat masuknya setan.
Ia mengambil bahagiamu, mengambil sabar dan syukurmu wahai ibu," tulisnya panjang lebar.
Maka dari itu, Dian pun memberikan cara agar para wanita tak tergoda bisikan jin tersebut.
"Jangan biarkan setan mengambil itu, Jika kau lelah, rehatlah. Jika kau lelah, berbagilah.
Sungguh tak ada satupun yang akan membiarkanmu merasa sakit sendiri, jika kau pandai menghargai dirimu.
Ringankan tugasmu bu, jangan menekan dirimu terlalu keras.
Sesekali tak masalah rumahmu kotor tak masalah betapa banyaknya pekerjaan yang belum kau tuntaskan.
Jangan terjebak dalam waktumu bu, sungguh tugas muliamu jauh lebih penting dari sekedar rutinitas yang kau lakukan setiap harinya.
Rehatlah... Jika pun tak mungkin kau tempuh jarak puluhan kilo untuk segarkan diri.
Sekedar menepi, menepilah... Beri waktu untuk dirimu sendiri.
Sekedar melihat betapa banyak kebaikan yang kau punya, betapa manisnya keceriaan anak-anakmu, betapa bertanggungjawabnya suamimu.
Rasakan pelukannya, ada cinta dan ketulusanmu dalam tegap badannya.
Kau berharga ibu, jangan pernah lupakan itu.
Tapi saat mendengar masalah orang lain, kita semakin sadar bahwa perspektif kita menentukan cara pandang kita terhadap masalah.
Jika kita melihat peran ini sebagai beban, maka kita hanya akan sampai pada titik lelah.
Jika kita memandang diri hanya sebatas pelaku rutinitas, kita tidak akan menemukan intinya.
Reward yourself mom, sungguh peranmu jauh lebih besar dari semua keluhanmu," tulisnya panjang lebar lagi.

Baca: Usai Mencoblos, SBY dan Ani Yudhoyono Salam 10 Jari, Ini Maknanya

Baca: Jelang Hari Bahagia, Rizal Armada Selenggarakan Akad Nikah di Kawasan Keraton Solo

Dian juga menuliskan ada amalan berupa dzikir singkat untuk para wanita yang sudah berumah tangga ketika didera beban seperti ini.
Dzikir tersebut adalah "Subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil ‘azhim (Maha Suci Allah, segala pujian untuk-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Mulia)."
Warganet yang membaca dan melihatnya, merasa ingin menangis luluh lantak.
baju_murah_kaffashop: Ya allah saya nangis mbak... kondisi ini yang sedang saya rasakan 
nia_kurnia_fahri_real: Subhanallah indah sekali ceritanya, yg menjadi motivasi hidup saya, Terimakasih bunda @dianerose_bundee
nihayahandaryuni: Sedih bacanya
agytha556: Yaa allah meleleh saya baca'y bunda 
Namun warganet banyak yang menyangka kalau itu tulisan adalah hasil pemikirannya sendiri.
Pasalnya, tulisan tersebut mencerminkan kehidupannya saat ini di tengah prahara yang menimpa rumah tangganya bersama Opick.
Akan tetapi, Dian pun membantahnya.
Ia mengungkapkan bahwa hasil tulisan yang ia unggah ini adalah tulisan orang lain.
dianerose_bundee: @dv_lestari ini bukan tulisan saya .. saya dpt copas tapi gak tau juga siapa yang nulis xixixix
Penulis: Yuyun Hikmatul Uyun
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved