Breaking News:

Pilkada Kota Bogor 2018

Kasus Dugaan Ketidaknetralan Lurah di Kota Bogor, Panwaslu Mintai Keterangan Seorang Jurnalis

Komisioner Panwaslu Kota Bogor Sasongko S. Putro berujar jurnalis tersebut dimintai keterangan terkait chatnya dengan yang bersangkutan.

Istimewa
Komisioner Panwaslu Kota Bogor Sasongko S. Putro 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor turut memeriksa seorang jurnalis media lokal terkait proses penyelidikan kasus dugaan ketidaknetralan Lurah Babakan, Heri Eryadi.

Komisioner Panwaslu Kota Bogor Sasongko S. Putro berujar jurnalis tersebut dimintai keterangan terkait chatnya dengan yang bersangkutan.

"Iya kita baru selesai dengan mas adi terkait pengakuan chatnya (pengakuan luarah), Nanti kita gali lagi," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (30/6/2018).

Lurah Babakan, Herry diduga bersikap tidak netral dalam Pilkada Kota Bogor 2018.

Ia kedapatan mengunggah foto ajakan untuk memilih salah satu calon Wali Kota Bogor.

"Beberapa saksi sudah dimintai keterangan, jadi seperti tadi saya katakan bahwa proses mengenai pak lurah dan sebagainya masih proses," katanya.

Menurut Sasongko, Panwaslu Kota Bogor juga turut melibatkan ahli, Kepolisian dan Kejaksaan.

"Kami akan melakukan pemanggilan ahli, Setelah itu kita lakukan pembahasan kedua dengan pihak kepolian dan kejaksaan," katanya.

Setelah semua bahan dan bukti sudah terkumpul pihaknya akan segera melaksanakan rapat pleno.

"Setelah itu bahan-bahan itu kami akan melakukan rapat pleno, Semuanya kan baru dugaan kita tidak bisa membuat ini, nanti diselesaikan saat pleno," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved