Breaking News:

Panwaslu Belum Menerima Adanya Pelanggaran di Pilkada Kota Bogor 2018

"Kita kan menunggu dari bawah ya, Panwas di TPS Panwascam, dan kalau ada temuan kita tindak lanjuti, tapi sejauh ini belum ada," katanya.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Kantor KPUD Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Panwaslu Kota Bogor mencatat, hingga H+3 saat pelaksanaan Pilkada Kota Bogor belum menerima adanya laporan pelanggaran pada hari pencoblosan.

Menurutnya laporan pelanggaran yang masuk terjadi pada hari sebelum pelaksanaan Pilkada.

Komisioner Panwaslu Kota Bogor Sasongko S. Putro mengatakan, hingga saat ini pihaknya juga masih menunggu jika adanya laporan pelanggaran.

"Kita kan menunggu dari bawah ya, Panwas di TPS Panwascam, dan kalau ada temuan kita tindak lanjuti, tapi sejauh ini belum ada," katanya.

Meski demikian Sasongko menjelaskan bahwa dalam aturan syarat pelapo itu ada tiga.

"Iya Syarat pelapor kan di UU no 10 itu yang bisa melapor hanya tiga, yaitu yang punya hak pilih, pemantau yang terdaftar di KPU dan paslon plus tim kampanye," katanya.

Selain itu katanya setiap pelapor harus mengikuti persyaratan formal dan menyertakan alat bukti.

Selanjutnya jika sudah dipenuhi Panwaslu akan memprosesnya.

"Kalau sudah syarat itu sudab dipenuhi kita proses, tapi meski demikian Panwaslu bekerja tidak seperti polisi, kalau polisi kan tiga kali panggilan tidak datang bisa dijemput paksa, kalau kita di dalam aturan tidak bisa seperti itu," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved