Breaking News:

Rampas Sepeda Seharga Rp 30 Juta Milik Warga, Dua Pemuda Ini Berurusan dengan Polisi

Saat itu korban akan menghadiri halalbihalal komunitas sepeda Bintaro Loop. Ia janjian bertemu beberapa temannya di bundaran Pondok Indah.

TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Sepeda listrik milik Walikota Bogor Bima Arya parkir di Balai Kota Bogor, Senin (19/10/2015). Tergantung helm warna cokelat senanda dengan warna sepeda. (Ilustrasi) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Dua pelaku perampasan sepeda di bundaran Pondok Indah beberapa waktu lalu, telah diamankan polisi. Pelaku adalah WR (18) dan TA (18), bagian dari kelompok cukup besar di Jakarat Selatan.

Kelompok tersebut beranggotakan para remaja belasan tahun dan kerap melakukan perampasan di sejumlah wilayah Bintaro, Ciputat, Pondok Indah, Rempoa, Serpong, Kemang, Pondok Labu, Palmerah, Pondok Aren, dan BSD.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan mengatakan, kedua pelaku ditangkap berdasarkan pengembangan dari kasus yang menimpa rekan komplotan mereka.

"Jadi, dari lima orang yang ditangkap, dua di antaranya diketahui merampas sepeda dan satu buah Hp di Bundaran Pondok Indah Jakarta Selatan yang sempat viral di media sosial itu," kata AKBP Stefanus, Rabu (4/7/2018).

Berdasarkan pengakuan keduanya, sepeda hasil rampasan telah dijual kepada orang yang mereka temui di jalan.

"Sepeda sudah dijual oleh pelaku kepada seseorang yang bertemu di jalan. Saat ini sedang kita cari untuk disita," ujar Stefanus.

Sebelumnya, dua begal bersenjata tajam beraksi di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (30/6/2018). Pengendara sepeda bernama Robertus Soutwell Bougie Hartono (35 tahun) menjadi korban. Pelaku merampas handphone, uang, dan sepeda seharga Rp 30 juta milik korban.

Saat itu korban akan menghadiri halalbihalal komunitas sepeda Bintaro Loop. Ia janjian bertemu beberapa temannya di bundaran Pondok Indah.

Ia tiba di lokasi lebih awal. Tiba-tiba, muncul dua pemuda berboncengan sepeda motor.

Dua remaja itu sempat bertanya kepada korban jalan menuju Terogong. Namun, tiba-tiba salah satu di antara mereka mengeluarkan celurit dan meminta semua barang milik korban. (*)

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved