Pilkada Kota Bogor 2018

100 Hari Pertama Pimpin Kota Bogor, Bima-Dedi Akan Prioritaskan Program Konversi Angkot ke Bus

Pasangan nomer urut dua ini pun menjanjikan akan melakukan perubahan pada wajah transportasi di Kota Bogor usai dilantik.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bima Arya - Dedie A Rachim 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Pasangan Bima Arya -Dedie Rachim memiliki suara paling besar pada hasil rapat pleno rekaputulasi suara pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor.

Pasangan nomer urut dua ini pun menjanjikan akan melakukan perubahan pada wajah transportasi di Kota Bogor usai dilantik.

Politisi PAN itu menegaskan bahwa 100 hari usai dilantik pada Juni 2019 mendatang dirinya menjanjikan akan merubah sistem transportasi di Kota Bogor.

"100 hari dari bulan Juni nanti, saya kira akan terjadi perubahan signifikan dalam soal transportasi, Ada proses signifikan perubahan angkota jadi bus," katanya saat ditemui pada acara rekapitulasi suara di Padjadjaran Suites Resort & Convention Hotel, Kamis (5/7/2018).

Dibuat Malu Mikhayla Saat di Las Vegas, Nia Ramadhani ke Ardi Bakrie: Itu Anaknya ya Pak?

Bima pun menegaskan bahwa transportasi adalah program utama mereka.

"Iya akan ada proses konversi dari angkot ke bus, Karena itu program utama kita ke depan," katanya.

Seperti diketahui Pada rapat pleno rekapitulasi auara pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor Pasangan Bima Arya -Dedie Rachim dinyatakan memiliki suara tertinggi.

Duka Driver Ojek Online Ade Miskan, Istri Tewas Di Pangkuannya Usai Ditembak dan Ditusuk Begal

Meski demikian Bima-Dedie masih harua menunggu selama tiga hari kerja untuk menunggu adanya gugatan atau tidak sebelum ditetapkan sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved