Pilkada Kabupaten Bogor 2018

DA1 Diubah Diluar Mekanisme, Saksi Paslon 3 : Pilkada Kabupaten Bogor Gagal Secara Sistem

Asep mengambil contoh Kecamatan Tamansari, di lokasi tersebut menuliskan jumlah suara sebanyak 1296.

DA1 Diubah Diluar Mekanisme, Saksi Paslon 3 : Pilkada Kabupaten Bogor Gagal Secara Sistem
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Saksi pasangan calon Bupati-Wakil Bogor nomor urut 3 Jaro Ade-Inggrid Kansil (JADI), Asep As'ary 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Saksi pasangan calon Bupati-Wakil Bogor nomor urut 3 Jaro Ade-Inggrid Kansil (JADI), Asep As'ary menilai penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Bogor gagal secara sistem.

Hal tersebut berawal dari temuan perubahan berita acara yang tak melewati mekanisme aturan pemilihan umum.

"Dari temuan kami dan itu sudah diakui oleh KPU sendiri ternyata ada perubahan DA1 yang dilakukan 27 kecamatan," jelasnya.

Menurutnya, semua mekanise soal Pemilu soal diatur ke dalam undang-undang.

Asep mengambil contoh Kecamatan Tamansari, di lokasi tersebut menuliskan jumlah suara sebanyak 1296.

"kemudian mereka merevisi tanpa diluar mekanisme pleno, artinya ada kejadian pengambilan keputusan diluar mekasnisme pemilu yang ada, bagi kami ini kejahatan pemilu," katanya.

Asep melanjutkan, ketika meminta penjelasan dalam proses negosisasi ada keselahan penulisan angka.

"berarti ada komparasi data yang kemudian mereka keluarkan," ujarnya.

Berdasar pasal 6 huruf c dikuatkan pasal 87 PKPU nomor 8 tahun 2018, kata Asep, DPTB harus terdaftar di ATBKWK.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved