Jadi Korban Tewas Kebakaran di Kemenhub, Ridwan Gagal Ikut Ujian S2

Ridwan memilih tidak pulang lantaran ingin membantu rekan-rekannya yang hendak melaksanakan Diklat.

Jadi Korban Tewas Kebakaran di Kemenhub, Ridwan Gagal Ikut Ujian S2
(Kompas.com/Sherly Puspita)
Kebakaran terjadi di Gedung Kementerian Perhubuangan, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Muhammad Ridwan Ernaldi (29), menurut Cris Kuntadi Staf Ahli Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang sempat jadi atasannya merupakan pegawai yang cekatan dan rajin.

Ditemui TribunJakarta.com, usai pemakaman Ridwan, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Cris menceritakan masa-masa saat ia masih mebawahi Ridwan di Inspektorat Jenderal Kemenhub.

Saat itu, Ridwan yang sudah nenjadi pegawai Kemenhub sejak 2010 itu langsung ditempatkan di bidang penindakan.

Etos kerja yang ditunjukkan Ridwan dimata Cris sangat baik, bahkan dia merupakan bawahannya yang paling rajin.

"Cukup rajin, rajinnya tidak hanya untuk dirinya sendiri. Bahkan untuk rekan rekannya," kata Cris, Minggu (8/7/2018).

Kebakaran di Kemenhub Tewaskan 3 Orang, Tubuh Korban Menghitam Hingga Temukan Surat Petunjuk

Bahkan lanjut Cris, Ridwan kerap mementingkan rekan-rekannya, seperti yang dilalukan malam sebelum peristiwa kebakaran.

Ridwan memilih tidak pulang lantaran ingin membantu rekan-rekannya yang hendak melaksanakan Diklat.

"Waktu pas malam Sabtu saja dia bersama teman-temannya yang lain membantu temen yang lain ingin Diklat menyusun karya tulis. Padahal dia Seninnya akan ujian tesis S2," katanya.

"Betapa baiknya beliau. Alamarhum Ridwan bahkan lebih mementingkan rekannya, mengerjakan tugasnya. Jadi memang orangnya entengan walau diluar kapasitasnya tapi tetap mau bantu," katanya.

Untuk kronologis kejadian, Cris memgaku belum tahu persis, namun dia memastikan saat itu, api tidak terlalu besar, namun asap yang ditimbulkan cukup banyak hingga menyebabkan sesak korban yang berusaha menyelamatkan diri.

Disebut Dapat Berondong, Begini Ekspresi Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara

"Kronologi lengkap dan jelasnya akan disampaikan pihak berwenang. Tetapi intinya waktu kejadian kebakaran itu memang ada api, tapi api hanya dalam ruangan tidak sampai besar keluar. Kemungkinan Ridwan kena asap yang cukup banyak sehingga dia tidak kuat," tandasnya

Sebelumnya, Insiden kebakaran terjadi di Gedung Kementerian Perhubungan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Minggu (8/7/2018) pagi.

Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, satu diantaranya Muhammad Ridwan Ernaldi.

(TribunJakarta.com/ Yusuf Bachtiar)

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved