Lapaknya Terancam Dibongkar Karena Perbaikan Longsor, PKL di Puncak Resah
Padahal imbauan pembongkaran warung juga sudah disosialisasikan oleh pemerintah setempat.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Penanganan longsor Puncak di kawasan Gunung Mas dan Riung gunung kembali dilanjutkan.
Namun warung-warung yang ada di sekitar longsor yang terjadi 5 Februari 2018 itu masih belum meninggalkan lokasi walau sudah memasuki batas waktu pembongkaran.
Padahal imbauan pembongkaran warung juga sudah disosialisasikan oleh pemerintah setempat.
"Kita mau pindah kemana, kita bingung soalnya pendapatan kita dari sini, saya udah jualan di sini dari 1992," ujar, Apud (60), salah satu pemilik warung di sekitaran longsor Gunung Mas kepada TribunnewsBogor.com, Senin (9/7/2018).
Namun ia menuturkan bahwa ia siap meninggalkan lokasi dan membongkar warungnya jika disiapkan tempat lain yang jelas.
Atau, lanjut dia, ia akan pindah atau membongkar lapaknya bila mendapat ganti rugi.
• Bertemu di Satu Acara Begini Sikap Luna Maya ke Ayu Ting Ting, Perhatikan Tangannya
"Katanya mau dipaku bumi, silahkan, tapi jelas pindah ke mana atau ada gantinya, nyari tempat lagi kan, kan harus makan, apalagi punya anak kecil-kecil," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, penangan longsor lanjutan ini dilakukan di dua titik dengan 11 bangunan warung semi permanen di sekitarnya dimana mereka diharuskan meninggalkan area titik longsor itu.
Kanit Satpol PP Kecamatan Cisarua, Muhtar, menuturkan bahwa sosialisasi agar para PKL agar membongkar sendiri lapaknya adalah demi untuk keamanan bersama.
• Diduga Depresi, Siswi SMK Di Bogor Meninggal Dunia Usai Disetubuhi Sang Pacar di Rumah Kosong
Sebab, lanjut dia, pananganan longsor lanjutan ini juga melibatkan alat-alat berat yang cukup besar dan memakan banyak ruang.
Namun jika para PKL ini masih bertahan, kata Muhtar, akan dilakukan pertemuan tingkat kecamatan kembali besok Selasa (10/7/2018).
"Saya akan berupaya dikomunikasikan dulu dengan pihak mereka, mudah-mudahan besok mau diadakan rapat di sini, dari kecamatan, koramil, polsek. Mudah-mudahan pengurus disana saya undang ke sini," kata Muhtar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/jalur-puncak_20180709_233147.jpg)