Breaking News:

Mahasiswa IPB Menyulap Genjer Menjadi Camilan Enak, Harganya Cuma Rp 8 Ribu

Genjer dipilih sebagai bahan utama dalam pembuatan kerupuk, karena belum dimanfaatkan secara optimal

Humas IPB
Kerupuk Kandas Peran berbahan dasar Genjer buatan Mahasiswa IPB 

TRIBUNNEWSBOGOR,COM - Salah satu jenis kerupuk yang kini mulai digemari di Indonesia adalah Kerupuk Kandas Peran, singkatan dari Kerupuk Kencur Genjer Pedas Pengirim Pesan merupakan inovasi dari lima Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (IPB).

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) 2018, Syafeera Permata Devi, Dhea Rizky, Sahrin Nugroho, Gilar Budi Pratama, dan Aam Amelia membuat kerupuk kencur yang dipadukan dengan genjer lalu dikemas dengan kemasan yang dilengkapi dengan kolom kosong untuk menulis pesan sehingga dapat dijadikan media berkirim pesan.

Genjer dipilih sebagai bahan utama dalam pembuatan kerupuk, karena belum dimanfaatkan secara optimal. Hal tersebut karena seratnya sulit untuk dicerna oleh usus. Selain itu, gulma, pengganggu tanaman petani.

Dibawah bimbingan Dr. Roza Yusfiandayani, kelima mahasiswa IPB tersebut membuat Kerupuk Kandas Peran dengan bahan dasar tepung tapioka yang dicampur dengan kencur, rempah-rempah dan potongan genjer.

Lalu semua bahan dicampur hinggan adonannya kalis.

Adonan kemudian dicetak lalu dikukus hingga matang. Kemudian dijemur hingga benar-benar kering, agar saat penggorengan kerupuk dapat mengembang dengan baik. Kerupuk pun siap disantap dan dikemas.

Rasanya? Jangan salah kerupuk ini mendapat respon baik oleh setiap pembelinya. Buktinya dari testimoni para mahasiswa Fakultas  Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB, Kerupuk ini sangat disukai,

"Kerupuk Kandas-nya endess banget," demikian pengakuan salah satu konsumen.“Testimony lainnya, “Enak banget nih makan bareng nasi hanget”. Bahkan istri wakil Dekan FPIK IPB mengatakan buka puasa makin mantap dengan Kerupuk Kandas Peran dan Presenter ternama di Indonesia, Najwa Shihab juga memberikan komentarnya, “Terus semangat untuk Kerupuk Kandas Peran”, tutur Syafeera.

Kerupuk Kandas Peran dalam 3 bulan (April-Juni) telah terjual hingga 700 bungkus, bahkan bulan Juli sudah ada pesanan 300 bungkus untuk acara reuni. Kini pasar Kerupuk Kandas Peran telah merambah ke Lampung, Belitung, Bangka, Lombok, Madiun, Klaten, dan Padang.

Tanaman yang dulu dianggap sebagai makanan orang miskin kini bisa dinikmati sebagai camilan sehat karena kandungan zat besi, karbohidrat, kalsium, energi dan lainnya dalam kemasan 80 gram dengan Rp 8000/bungkus.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved