Kecelakaan Beruntun di Leuwisadeng

Kesaksian Korban Kecelakaan Beruntun di Leuwisadeng Bogor, 'Saya Kejepit'

Setibanya di TKP diduga kendaraan truk mengalami rem blong sehingga bergerak ke kanan jalan (arah berlawanan).

Kesaksian Korban Kecelakaan Beruntun di Leuwisadeng Bogor, 'Saya Kejepit'
TribunnewsBogor.com/Afdhakul Ikhsan
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Panjanguan Rt.04/003 Desa Kalong I Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/7/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, LEUWISADENG - Ropa Abdul Hafiz (18) menjadi korban tabrakan beruntun di Jalan Raya Panjanguan Rt.04/003 Desa Kalong I Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Ropa mengaku saat itu dirinya tengah memperbaiki motor dirumahnya. Namun tiba-tiba temannya loncat setelah mendengar suara.

"Lagi benerin motor, tiba-tiba ada temen loncat, saya juga ikut tapi udah ke hadang sama truk itu, akhirnya saya kejepit," katanya kepada TribunnewsBogor.com dilokasi kejadian, Sabtu (14/7/2018).

"Lengan paha sama kepala luka semua kang," imbuhnya

Data yang dihimpun TribunnewsBogor.com, kronologi kejadian berawal saat truk tronton No.Pol B-9415-KYV bergerak dari arah Cigudeg menuju arah Bogor.

Setibanya di TKP diduga kendaraan truk mengalami rem blong sehingga bergerak ke kanan jalan (arah berlawanan).

Menabrak kendaraan truk Diesel No. Pol F-8303-GQ, menabrak Kendaraan toyota rush No. Pol F-1330-LE kemudian pengemudi truk tronton membanting setir ke kiri jalan dan menabrak kembali kendaraan truk colt diesel No. Pol F-8335-FP.

"Nah truk warna kuning ini yang nabrak bengkel sama rumah saya," ujarnya.

Kecelakaan Tronton dan Angkot di Lewisadeng Bogor, Polisi Sebut 2 Orang Tewas

Korban selamat Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Panjanguan Rt.04/003 Desa Kalong I Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/7/2018)
Korban selamat Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Panjanguan Rt.04/003 Desa Kalong I Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/7/2018) (TribunnewsBogor.com/Afdhakul Ikhsan)

Senada, pembuat kunci, Badri (24) juga mengaku bahwa saat itu dirinya sedang bekerja membuat kunci.

Tiba-tiba dari arah Cigudeg truk berwarna kuning datang dengan kecepatan tinggi.

Seketika itu dirinya langsung loncat ke dalam rumah.

"Saya lagi ngerjain dari arah Cigudeg kenceng, nubruk lah kesini yang satu dari arah kiri satu dari arah kanan. Panik mau menghindar saya tinggalin itu barang barang untuk nyelametin nyawa saya," tuturnya.

"Hancur kerugian 10 juta semua kang," keluhnya.

Hingga informasi ini dibuat, pantauan TribunnewsBogor.com satu angkot tengah dievakuasi sementara truk masih menyangkut di dalam depan rumah.

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved