Breaking News:

Alami Sesak Napas, Petugas Damkar Meninggal Usai Padamkan Kebakaran di Sunter Agung

Ketika sampai di RSUD Koja, nyawa Haeruddin tidak tertolong. Tubuh pria berusia 51 tahun itu membiru dan tidak bernapas lagi.

Twitter TMC Polda Metro Jaya
Kebakaran gudang serta warung dan Lapak di Jl. Kenanga RT. 01/01 Kel. Sunter Agung, Jakarta Utara 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) bernama Haeruddin meninggal usai memadamkan kebakaran di gudang material di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (16/7/2018) pagi.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Satriadi Gunawan menduga Haeruddin meninggal akibat sesak napas.

"Saat pemadaman yang bersangkutan memang sesak napas, kemudian dibawa ke rumah sakit, di ambulans masih sempat ngobrol," kata Satriadi kepada Kompas.com, Senin pagi.

Ketika sampai di RSUD Koja, nyawa Haeruddin tidak tertolong.

Tubuh pria berusia 51 tahun itu membiru dan tidak bernapas lagi.

"Saat ini jenazah dibawa ke rumah duka di Asrama Pemadam Kebakaran RT 004 RW 017 Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara," ujar Satriadi.

Kebakaran di gudang material di Jalan Kenanga terjadi sekitar pukul 04.28 pagi tadi.

Sebanyak 16 mobil damkar dikerahkan ke lokasi. Belum diketahui penyebab maupun kerugian akibat kebakaran itu. Satriadi mengatakan, kebakaran sudah bisa diatasi.

"Sudah proses pendinginan," ujar dia.

(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anggota Damkar Meninggal Setelah Padamkan Kebakaran di Sunter Agung")

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved