Sempat Heboh, Inilah Band Wanita Rusia Aliran Punk yang Buat Geger Final Piala Dunia 2018

Final Piala Dunia 2018 tadi malam (15/7/2018) antara Prancis dan Kroasia menyisakan banyak cerita.

Sempat Heboh, Inilah Band Wanita Rusia Aliran Punk yang Buat Geger Final Piala Dunia 2018
Sky News
Sekelompok wanita berseragam membuat geger final Piala Dunia 2018 (15/7/2018) 

Maria Alyiokhina juga pernah dipenjara kembali pada tahun 2017 di Yakutsk, Siberia, setelah melakukan aksi protes lainnya terkait penahanan pegiat film Ukraina, Oleg Sentsov.

Tak hanya kepada pemerintahan di Rusia saja, Pussy Riot juga pernah melakukan protes kepada pemerintahan Amerika Serikat lewat lagu-lagu mereka yang berjudul 'Make America Great Again' dan 'Police State' pada tahun 2016.

Selain itu, Pussy Riot juga gencar memberikan dukungan terhadap gerakan feminisme dan LGBT terutama di Rusia.

Pussy Riot tidak mengelak atas aksinya yang dilakukan di final Piala Dunia 2018 yang bertempat di Stadion Luzhniki tersebut.

Justru mereka dengan bangga mengklaim bahwa aksi mereka ini dilakukan untuk membawa beberapa poin protes terkait politik di Rusia.

Protes-protes tersebut antara lain mengenai pembebasan tahanan politik, penangkapan ilegal, dan beberapa tuntutan lainnya demi terbentuk politik yang sehat di Rusia.

5 Fakta Aksi Terduga Teroris di Mapolres Indramayu

Editor: khairunnisa
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved