Polisi Datangi Sekolah-Sekolah dan Beritahu Pelajar Bahayanya Tawuran

Ia menjelaskan bahwa dampak tawuran terdiri dari beberapa aspek yakni aspek fisik seperti luka kemudian aspek mental seperti trauma.

Polisi Datangi Sekolah-Sekolah dan Beritahu Pelajar Bahayanya Tawuran
Istimewa
Polsek Sukamakmur, lakukan pembinaan dan penyuluhan kepada para siswa di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Selasa (24/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Demi menekan angka tawuran pihak Polsek Sukamakmur, lakukan pembinaan dan penyuluhan kepada para siswa di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Selasa (24/7/2018).

Salah satunya adalah di SMK Yapis Solalotul Huda dimana dihadiri oleh sebanyak 150 siswa.

Kapolsek Sukamakmur, Iptu Hendra Kurnia mengatakan bahwa edukasi tentang tawuran penting diberikan sejak dini.

"Tidak sedikit pelajar tingkat SLTP hingga SLTA sering terlibat dalam aksi tawuran, mereka itu kelompok yang paling rentan, masih labil dan mudah tersulut emosinya," kata Hendra dalam keterangan Humas Polres Bogor, Selasa (24/7/2018).

Ia menjelaskan bahwa dampak tawuran terdiri dari beberapa aspek yakni aspek fisik seperti luka kemudian aspek mental seperti trauma.

Selain itu, lanjut dia, karena adanya aksi tawuran juga bisa merugikan masyarakat karena bisa turut menjadi korban.

"Dampaknya merusak mental dan menurunnya moralitas para generasi muda, menurunkan kualitas pendidikan di Indonesia, hilangnya nilai-nilai sosial seperti perasaan peka, toleransi, tenggang rasa, dan saling menghargai," ujarnya.

"Kami juga mengingatkan kepada seluruh siswa SMK Yapis Solalotul Huda agar tidak ikut-ikutan dalam aksi tawuran, karena lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya," tambah Hendra.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved