Lagi Asyik Selfie, Turis Asal Tiongkok Tewas Terseret Ombak Besar

Sebelum jatuh terseret ombak, laki-laki tersebut sempat berselfie untuk mengabadikan liburannya bersama rekannya.

Lagi Asyik Selfie, Turis Asal Tiongkok Tewas Terseret Ombak Besar
Tribunnews.com/Ilustrasi
Tewas Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Turis asal Tiongkok, Qiuwei Anhui (46) tewas terseret ombak di Pantai Angel Billabong, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Minggu (29/7/2018).

Sebelum jatuh terseret ombak, laki-laki tersebut sempat berselfie untuk mengabadikan liburannya bersama rekannya.

PAUR Humas Polres Klungkung, IPTU I Nyoman Sarjana mengungkapkan, korban tiba di Pantai Angel Billabong bersama istrinya, Xuo Po (40) dan rekannya, Emeli Seth (34) sekitar pukul 09.30 Wita.

Mereka menginap di penginapan Nyuh Gading Hotel, Lembongan Beach Club( LBC ) dan diantar menuju Pantai Billabong oleh seorang sopir, I Kadek Sinta.

" Setibanya di Pantai Angel Billabong, korban dan rekannya, Emeli Seth warga kenegaraan Belanda melakukan foto selfie dengan layar belakang lautan samudera Hindia," ujar Nyoman Sarjana

Namun ketika sedang asik selfie, tiba-tiba dari arah selatan datang ombak besar yang langsung menghantam keduanya.

Korban dan rekannya tersebut pun terseret ombak ke dalam laut.

Istri korban, Xuo Po yang melihat langsung kejadian itu langsung berteriak minta tolong.

" Istri korban teriak minta tolong. Mengetahui dua tamunya terseret ombak, I Kadek Sinta langsung terjun ke laut untuk menyelamatkan korban," ungkap Sarjana

Setelah nekat berenang di kondisi gelombang yang cukup besar, Kadek Sinta hanya berhasil menyelamatkan Emeli Seth. Sementara korban terseret ombak hingga jauh ke tengah laut

Evakuasi terhadap korban pun melibatkan perahu-perahu yang mengantar tamu snorkling.

Beberapa jam kemudian, tubuh korban yang sudah tidak bernyawa ditemukan mengapung di parairan Crystal Bay, Desa Sakti.

Jarak antara Angel Billangong dan Perairan Crystal Bay sekitar 20 Kilometer.

"Setelah dievakuasi, jenazah korban lalu dibawa ke rumah sakit pratama Nusa Penida untuk dilakukan pemeriksaan luar. Wisatawan harus lebih berhati-hati untuk berwisata di laut, terlebih saat inj gelombang cenderung besar," ungkap Sarjana. (Eka Mitra Suputra)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved