Breaking News:

Gelombang Tinggi di Pelabuhan Ratu, Balawista Siaga Satu

Bahkan sampai sekarang sekitar lebih dari 60 bangunan kios di pesisir pantai sekitaran Karanghawu, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi rusak

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pantai Citepus, Pelabuhan Ratu 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PALABUHANRATU - Sejak beberapa hari terakhir, pantai Selatan Kabupaten Sukabumi diterjang gelombang pasang cukup tinggi.

Bahkan sampai sekarang sekitar lebih dari 60 bangunan kios di pesisir pantai sekitaran Karanghawu, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi rusak diterjang ombak yang naik kedaratan.

Ketua Operasional dan SDM Balawista (Badan Penyelamat Wisata Tirta) Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepuloh, mengatakan bahwa sampai hari ini, Senin (30/7/2018), gelombang tinggi masih muncul.

"Tadi juga mulai naik, mulai malam tadi naik ke daratan, tapi di wilayah Citepus sampai dengan Palabuhanratu Pasuburan tidak ada dampak kerusakan karena air pasang, cuma air naik aja ke daratan," kata Asep saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Senin (30/7/2018).

"Gak menggerus, air naik membawa pasir jadi dangkal di daratan, kalau yang Minggu lalu di Karanghawu Cisolok, itu mah menggerus, air pasang menggerus pasir jadi bangunan-bangunan roboh," sambung dia.

Ia mengatakan bahwa hari ini kawasan wisata Pantai Palabuhanratu tidak ditutup untuk wisatawan, namun pihaknya sebagai penjaga pantai menetapkan siaga satu.

Terlebih, kata dia, menurut prediksi dari BMKG, sampai besok Selasa (31/7/2018) ketinggian gelombang pasang diperkirakan masih terjadi.

"Kalau ditutup enggak, paling himbauan, kami dari tim penjaga pantai di Balawista siaga satu, terutama di jam kunjungan wisatawan, hari libur, itu sangat ekstra," kata Asep.

"Karena kami berkoordinasi dengan pihak BMKG, ketinggian ombak, arah angin, termasuk dampak dari gelombang pasang ini, karena dikhawatirkan adanya insiden kecelakaan bila aktifitas di pantai tidak ada himbauan atau warning," tambahnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved