Cerita Pengamen Jalanan Di Kota Bogor, Kabur Dari Rumah dan Memilih Hidup Di Jalan

Memakai rompi hitam dengan emblem bertuliskan 'Bombardir' setiap hari R menyusuri jalan di Kota Bogor untuk mengamen.

Cerita Pengamen Jalanan Di Kota Bogor, Kabur Dari Rumah dan Memilih Hidup Di Jalan
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Anak jalanan terjaring razia Satpol PP Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Menghabiskan waktu di jalanan setiap hari rupanya merupakan keinginan R (13) seorang bocah laki-laki yang terjaring razia oleh Satpol PP Kota Bogor.

Tubuh mungil serta wajahnya yang terlihat polos itu pun seperti tidak mengerti apa-apa.

Bocah berkulit putih yang harusnya duduk dibangku kelas tiga SMP itu memilih tidak melanjutkan sekolahnya.

Entah apa yang ada di pikiran R, sejak memutuskan untuk tidak sekolah R lebih senang hidup di jalan.

Bahkan meski kedua orangtuanya melarang R tetap memilih untuk tinggal di jalan.

"Sudah dilarang disuruh pulang, disuruh tinggal di rumah, tapi sayanya kabur terus, sayanya aja yang susah," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Ramalan Zodiak Selasa 31 Juli 2018 Taurus Siap-siap Dapat Uang Kaget, Virgo Awas Ada Musuh Mengintai

R pun tidak mau menyalahkan orangtuanya.

Karena menurutnya dirinya yang berkeinginan untuk hidup di jalanan.

Bahkan kata R orangtuanya pun mampu membiayainya untuk sekolah.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved