Sumur Kering, Warga di Dekat Sungai Ciliwung terpaksa Mencuci di Pinggir Kali

Bahkan mereka tak peduli dengan kondisi air sungai tersebut. Padahal, pakaian hingga alat masak dicuci di sungai yang katanya bersih.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Sudah hampir tiga minggu warga Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, harus rela mencuci di sungai Kalibaru Timur.

Hal ini dikarenakan Sungai Ciliwung mengalami kekeringan sehingga berdampak pada sumur yang menjadi kering.

"Iya mau gak mau nyucinya disini karena air sumur ikut kering," kata Yuli (45) kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (1/8/2018) di lokasi.

Selama bertahun-tahun mereka tinggal disitu.

Setiap musim kemarau otomatis sumur mereka akan kering.

Meski begitu, mereka pun tak mau ambil pusing hanya dengan memanfaatkan sungai yang ada di pinggir rumah, hajatnya sudah cukup terpenuhi seperti mencuci pakaian, alat masak hingga mandi.

Senang SBY Dukung Prabowo, Ruhut Sitompul : Aku Tak Mau Jokowi Vs Kotak Kosong

Bahkan mereka tak peduli dengan kondisi air sungai tersebut. Padahal, pakaian hingga alat masak dicuci di sungai yang katanya bersih.

"Kan kalau debit airnya sedikit (kering) justru malah jernih, bersih. Makanya kita mau nyuci pakaian dan alat masak disini," tuturnya.

Jika Anda melintasi aliran sungai di wilayah Katulampa itu, maka akan terlihat beberapa ibu-ibu memanfaatkan undakan yang ada di sepanjang tepi sungai.

"Iya gak cuman nyuci buat mandi juga, tapi mandinya gak siang-siang begini, palingan subuh-subuh tuh karena sepi biar gak keliatan sama orang yang lewat," ungkapnya.

Pantauan TribunnewsBogor.com, air di Bendung Katulampa hanya keluar dari satu pintu sebelah kanan (sungai Kalibaru Timur).

Di pintu sisi kiri tak ada air yang mengalir ke sungai Ciliwung, hanya telihat bebatuan kering.

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved