Idul Adha 2018
Harga Hewan Kurban di Kawasan Puncak, Dari RP 2 juta Sampai Rp 5 juta
Di kawasan Jalur Alternatif Sukabumi - Puncak itu juga disediakan puluhan hewan berupa domba dan sapi yang bisa dipilih.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Jelang Idul Adha, pedagang hewan kurban mulai muncul di kawasan Ciawi, Kabupaten Bogor.
Walaupun masih agak sulit ditemukan di Jalur Puncak, namun pedagang hewan kurban sudah bisa ditemukan di kawasan perkampungan.
Yakni salah satunya di Kampung Citapen, Desa Citapen, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Di kawasan Jalur Alternatif Sukabumi - Puncak itu juga disediakan puluhan hewan berupa domba dan sapi yang bisa dipilih.
Sang penjual hewan qurban, Mustar (57), mengatakan bahwa ia menjual hewan kurban paling murah yakni diangka Rp 2 juta per ekor untuk domba.
"Harga macem-macem tergantung berat, untuk domba yang paling murah Rp 2 juta, yang paling mahal Rp 5 juta, itu dagingnya bisa sampai 60 kg," ungkap Mustar kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (3/8/2018).
Kemudian untuk sapi, ia menuturkan bahwa juga demikian, harga ditentukan oleh bobot.
Dimana sapi yang ia jual dengan bobot terendah yakni 3 kwintal dipatok dengan harga Rp 19 juta per ekor.
"Sapi yang paling mahal berat 1 ton, itu Rp 75 juta, tapi di sini baru ada yang 9 kwintal, harganya Rp 50 juta," kata Mustar.
Ia mengatakan bahwa pembeli selain bisa memilih hewan kurban yang disuka, juga bisa memilih berdasarkan budget karena harganya bervariatif.
"Variasi harganya, ada juga sapi yang 6 kwintal harga Rp 30 juta," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/hewan-kurban_20180803_175203.jpg)