Breaking News:

Tawuran Pelajar

Bima Arya Usulkan Sanksi Untuk Sekolah SMK dan SMA yang Terlibat Tawuran Dilarang Terima Siswa Baru

Hal itu dilakukan karena sekolah tingkat SMA, SMK dan sederajat menjadi tanggung jawab Provinsi.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Peristiwa tawuran dan duel antar pelajar hingga menimbulkan korban jiwa kembali terulang di Kota Bogor.

Melihat fenomena tersebut Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pun langsung menyampaikan rekomendasi sanksi kepada pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Hal itu dilakukan karena sekolah tingkat SMA, SMK dan sederajat kewenangannya berada ditingkat Provinsi.

"Sanksi untuk sekolah kita sudah usulkan ke provinsi agar distop untuk menerima siswa baru (untuk sekolah yang terlibat tauran)," katanya usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bogor, Senin (6/8/2018).

Sementara itu soal adanya kewenangan sekolah SMA, SMK dan sederaja di Provinsi Bima Arya pun sudah menyampaikan usulannya kepada Presiden Joko Widodo untuk direvisi.

"Sudah saya sampaikan langsung ke presiden ketika bertemu presiden bersama walikota, sudah saya sampaikan langsung dan presiden setuju untuk dievaluasin karena ini kan undang-undang harus direvisi undang-undangnya di DPR," katanya.

Namun secara umum kata Bima, Presiden Jokowi menerima masukan tersebut.

"Prinsipnya presiden setuju bahwa kewenangan berada di provinsi terlalu jauh," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved