Breaking News:

Pilpres 2019

PPP Sebut Ada Partai yang Sudah Dikasih Jatah Menteri Tapi Enggak Jadi Gabung Koalisi Jokowi

Partai politik sudah ditawarkan pos menteri jika bergabung dengan koalisi Jokowi, tapi batal.

Editor: Soewidia Henaldi
Kompas.com
Presiden Joko Widodo saat konferensi pers di Ruang Teratai, Istana Presiden, Bogor, Selasa (12/6/2018, mengenai terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB. (Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sekjen PPP Arsul Sani mengungkapkan ada partai yang awalnya hendak bergabung ke dalam koalisi pengusung Presiden Jokow Widodo namun batal.

Padahal, kata Arsul, partai itu sudah diberi jatah menteri.

"Kan ada yang tadinya mau masuk sudah sepakat, minta menteri sudah dikasih, posnya pun sudah jelas, habis itu enggak jadi. Padahal kami yang di dalam enggak pernah ngomongin itu," kata Arsul usai rapat para sekjen partai koalisi Jokowi di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (6/8/2018) malam.

Namun saat ditanya partai mana yang ia maksud, ia enggan mengungkapkannya.

Ia pun kembali mengatakan partai koalisi pengusung dan pendukung Jokowi tak pernah membahas hal tersebut.

Menurut anggota Komisi III DPR itu, partai koalisi pengusung Jokowi menyerahkan hal tersebut pada Jokowi.

Karena itu, saat ini, kata dia, partai koalisi pengusung Jokowi tengah fokus menyusun strategi pemenangan dan Nawacita jilid II.

"Kamu tidak membahas power sharing. Koalisi 9 parpol itu sampai sekarang tidak pernah bicara tentang power sharing. PPP dapat kementerian apa, Nasdem apa, itu tidak pernah," lanjut dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PPP: Ada Partai Mau Masuk, Dikasih Menteri, Habis Itu Enggak Jadi"

Penulis : Rakhmat Nur Hakim

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved