Gempa di Lombok

Gempa Lombok - Presiden Jokowi Miinta Evakuasi Korban yang Belum Ditemukan Jadi Prioritas

Presiden pun mengingatkan pihak-pihak terkait agar memastikan pendistribusian logistik kepada masyarakat tercukupi dengan baik

Istimewa
Basarnas masih berupaya mencari para korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan pada Senin (6/8/2018) akibat gempa berkekuata 7 SR di Lombok, NTB 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Presiden Joko Widodo meminta semua pihak terkait melakukan edukasi mitigasi bencana di daerah rawan bencana alam, agar masyarakat telah siap menghadapinya dengan baik.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi dalam rapat terbatas penanggulangan bencana alam, di kantor Presiden, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

"Karena gempa susulan terus terjadi, saya minta BNPB dibantu seluruh kementerian/lembaga, lebih gencar lagi melakukan edukasi mitigasi bencana, terutama di daerah rawan agar masyarakat memiliki kesiap siagaan menghadapi bencana alam," kata Jokowi.

Jokowi mengaku, terus melakukan pemantauan penanganan gempa bumi yang terjadi di Lombok, NTB, setiap jam dan hari demi hari untuk mengetahui bagaimana proses penanganan masyarakat yang terdampak gempa bumi.

‎"Saya minta evakuasi yang belum ditemukan, jadi prioritas saya mendapatkan laporan dari lapangan proses pencarian korban dilakukan intensif dan sudah banyak mengerahkan alat-alat berat," papar Jokowi.

Presiden pun mengingatkan pihak-pihak terkait agar memastikan pendistribusian logistik kepada masyarakat tercukupi dengan baik, seperti tenda, selimut, makanan dewasa dan bayi, serta obat-obatan.

"Setelah tanggap darurat selesai kita akan masuk ke rehabilitasi ke rekonstruksi guna memperbaiki kondisi fisik bangunan baik rumah," paparnya.

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved