Breaking News:

Ramai Voting DI Twitter, Pakar Statistik IPB Sebut Hasilnya Tidak Layak Dipercaya

Guru Besar yang juga pakar statistik dari Intitut Pertanian Bogor (IPB), Khairil Anwar Notodiputro memberikan penjelasan terkait ramainya polling

Pixabay
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Beberapa hari ini media sosial Twitter diramaikan oleh hasil polling atau voting.

Dengan hasil voting itu, apakah sah atau bisa dipercaya?

Guru Besar yang juga pakar statistik dari Intitut Pertanian Bogor (IPB), Khairil Anwar Notodiputro memberikan penjelasan terkait ramainya polling yang diadakan melalui akun Twitter.

Penjelasan ini diberikan Khairil melalui Twitter miliknya, @kh_notodiputro, Senin (13/8/2018).

Sebelumnya, Khairil telah mengatakan jika polling Twitter itu tidak sahih.

Bisakah hasil polling di twitter kita percayai? Pada umumnya polling di twitter tidak sahih secara metodologi,

Jadi tidak usah dipercaya.. cukup dijadikan lucu lucuan dan/atau hiburan saja." tulis Khairil.

 

Tweet Khairil
Tweet Khairil (Capture Twitter @kh_notodiputro)

Lalu, Khairil pun menambahkan beberapa alasan mengapa polling Twitter tidak layak untuk dipercaya.

Pakar statistik ini mengatakan jika polling merupakan teknik pengumpulan data dalam survei untuk mengetahui pendapat dari sekelompok orang dan berbeda dengan survei.

Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi polling dari Twitter agar bisa dianggap sahih.

Berikut ini kutipan Tweet dari Khairil yang dirangkum TribunWow.com.

"MENGAPA HASIL POLLING TWITTER TIDAK LAYAK UNTUK DIPERCAYA?

Halaman
1234
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved