Fakta Baru Kasus Ayah Perkosa Anaknya Di Bogor
Mengenai hasil visum yang telah dilakukan terhadap korban, lanjutnya, menunjukkan bahwa LC memang menjadi korban persetubuhan.
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Masih ingat dengan kasus dugaan persetubuhan yang menimpa gadis berusia 13 tahun di Jonggol, Kabupaten Bogor.
LC, pelajar kelas 2 SMP ini diduga telah mendapatkan tindakan asusila dari ayahnya, SM (40).
Menurut keterangan keluarga, tindakan yang dilakukan SM baru terungkap setelah tiga tahun lebih SM melakukan tindak asusla terhadap putrinya.
Saat ini, SM diketahui telah melarikan diri pasca dilaporkan ke pihak kepolisian pada 10 Juli 2018 kemarin.
"Sudah kita periksa sejumlah saksi, dan pelakunya itu bukan ayah kandung tapi ayah tiri," ujar Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor, Iptu Irina Kania Devi kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (14/8/2018) di Mapolres Bogor.
Ia melanjutkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Iya belum kami tangkap, sebelumnya pun sudah dilakukan pencarian hanya belum ketemu," tuturnya.
Mengenai hasil visum yang telah dilakukan terhadap korban, lanjutnya, menunjukkan bahwa LC memang menjadi korban persetubuhan.
"Iya berdasarkan hasil visum memang korban persetubuhan hanya untuk detailnya sudah sejauh mana masih belum tahu karena yang bersangkutan sebelum dilaporkan sudah kabur," jelasnya.
Sementara untuk korban sendiri, lanjut dia, saat ini telah mendapatkan pendampingan dari pihaknya.
Sebelumnya diberitakan, LC disinyalir jadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh ayahnya, SM (40).
Menurut saudara LC, DL (25), LC telah mendapatkan perlakukan senonoh dari ayahnya sendiri sejak LC berumur 10 tahun.
Kala itu, LC tidak berani bercerita atas apa yang telah dialaminya sejak duduk di bangku sekola SD kelas 5.
Namun LC akhirnya memberanikan diri untuk mengungkap semua kejadian yang telah dialaminya pada tanggal 9 Juli 2018 lalu.
"Karena sudah merasa kesal juga kan ayahnya itu juga kasar ke istrinya kemudian ke LC juga, maka dari itu LC cerita semuanya, katanya masa depannya sudah dihancurkan ayahnya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (27/7/2018) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-korban-pemerkosaan-pencabulan_20151012_102717.jpg)