Menyingkap Parahnya Rasa Nyeri PMS, Mengapa Berbeda-beda Tiap Perempuan?

Tapi, banyak pula yang mengalami gejala seperti kram perut, pusing, perubahan suasana hati, hingga pingsan.

Menyingkap Parahnya Rasa Nyeri PMS, Mengapa Berbeda-beda Tiap Perempuan?
net
ilustrasi wanita PMS 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sindrom pramenstruasi atau kerap disingkat PMS sering kali mengganggu kehidupan perempuan di berbagai belahan dunia.

Uniknya, setiap perempuan memiliki tingkat keparahannnya masing-masing.

Ada yang tidak mengalami gejala sama sekali.

Tapi, banyak pula yang mengalami gejala seperti kram perut, pusing, perubahan suasana hati, hingga pingsan.

Perbedaan gejala dan tingkat keparahan nyeri haid sempat membingungkan para ilmuwan.

Namun, kini sebuah studi mencoba memecahkan alasannya.

Dalam penelitian yang dilakukan pada 2016 itu, para ilmuwan menemukan hubungan antara penanda peradangan dengan keparahan PMS.

Artinya, peradangan akut dapat memicu semua rasa kram dan kembung.

Sebenarnya, para peneliti telah merekomendasikan obat anti-inflamasi untuk menenangkan "amukan" rahim itu.

Saat ini, para dokter merekomendasikan ibuprofen sebagai penghilang rasa sakit.

Halaman
123
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved