Breaking News:

Gandeng Kementerian Maritim, Pusat Studi Bencana IPB Gelar Bahas Tekni Penyelamatan Mangrove

Selain yang sudah rusak, mangrove yang masih ada saat ini juga berpotensi mengalami degradasi.

Humas IPB
Cerdas Talk 2 di gedung Executive Development Training Center (EDTC), Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) di Institut Pertanian Bogor (IPB) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Secara nasional, mangrove kita masih dalam kondisi buruk.

Sebesar 52 persen sudah hilang dan beralih fungsi.

Selain yang sudah rusak, mangrove yang masih ada saat ini juga berpotensi mengalami degradasi.

Hal ini diungkapkan oleh Deputi Sumberdaya Alam dan Jasa Maritim, Kementerian Koordinator Maritim RI, Ir Agung Kuswandono, MA saat membuka series Cerdas Talk 2 di gedung Executive Development Training Center (EDTC), Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) di Institut Pertanian Bogor (IPB) Baranangsiang belum lama ini.

Menurutnya, perlu upaya bersama dan terintegrasi untuk menyelamatkan ekosistem mangrove Indonesia.

Cerdas Talk 2 yang dihadiri lebih dari 100 orang peserta ini dibuka oleh Kepala Pusat Studi Bencana (PSB), LPPM-IPB, Dr. Yonvitner.

Dr Yonvitner berharap program seperti ini dapat menjadi instrumen bagi pemerintah untuk menyiapkan langkah-langkah dalam implementasi program perlindungan ekosistem.

Menjaga mangrove adalah menjaga ekosistem dan melindungi myarakat dari bencana di masa yang akan datang.

Pembicara lain yang hadir diantaranya Kepala PKSPL IPB, Dr Ario Damar, MSc, Prof Dietrich G Bengen dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB, Dr. Sahat M. Panggabean dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenkomaritim) dan Agus Witjaksono mewakili Direktur Pengendalian Bencana, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dalam kesempatan ini Dr. Ario Damar memaparkan tentang pengalaman PKSPL-IPB dalam merancang Arboretum Mangrove di Tangerang serta beberapa pendampingan di Kalimantan Timur dan Bali.

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved