Idul Adha 2018

Idul Adha 2018 - Sahkah Jika Tukang Jagal Tidak Menyebut Nama Orang yang Berkurban? Ini Kata UAS

Hukum menyembelih hewan kurban di hari raya Idul Adha 2018 ini banyak dipertanyakan oleh orang yang masih awam.

Idul Adha 2018 - Sahkah Jika Tukang Jagal Tidak Menyebut Nama Orang yang Berkurban? Ini Kata UAS
YouTube (Capture)
Ustaz Abdul Somad 

"Pertama harus punya ilmunya, yang kedua harus berani. Ilmunya yakni dua urat harus putus, yaitu urat napas dan urat makan," ujarnya.

Ustaz Abdul Somad kemudian mencontohkan ada orang yang memotong hewan kurban kemudian yang putus baru urat makannya saja, sementara urat napasnya belum putus.

Seorang Warga Tewas Saat Hendak Mandi di Sungai, Diduga Jadi Korban Serangan Buaya

"Begitu dibuka tali, tegak balik sapi. Masuk ke internet, sapi kerasukan setan, padahal uratnya belum putus. Makanya kalau tak punya ilmunya jangan motong," jelasnya.

Yang kedua, kemudian harus berani.

"Ilmunya ada, tapi tak berani motong, begitu lihat darah, sapinya tak mati dia pingsan," katanya.

Untuk itu, kata UAS, panitia jangan sembarangan mempersilahkan orang yang berkurban untuk memotong hewan kurbannya sendiri.

Kemudian, saat tukang jegal memotong hewan kurban, seharusnya mengikuti sunnah nabi dengan menyebut nama orang yang berkurbannya, namun kalau tidak disebut pun tidak apa-apa.

Patut Dicoba, Ini 6 Langkah Kecantikan yang Membuat Wanita Korea Terlihat Awet Muda

"Kata Imam Al Hasan Al Basri dari kalangan Tabiin, andai tak disebut pun tetap sah, segala amal tergantung dengan niat, niat saja sudah sah," jelasnya.

Jangan sampai, kata dia, ada ibu-ibu pulang dari pemotongan hewan kurban menangis karena namanya tak disebut.

"Kalau mau disebut boleh, andai tidak boleh, jadi jangan dipertentangkan," tandasnya.

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved