Usai Panjat Tiang Bendera, Hotman Paris Undang Joni ke Kopi Johny

Bocah berusia 13 tahun itu datang sekitar pukul 08.30 WIB dengan didampingi sang ayah Beterino Fahik Marsal serta sang ibu Lorensa Gama.

Usai Panjat Tiang Bendera, Hotman Paris Undang Joni ke Kopi Johny
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Joni si pemanjat tiang bendera asal NTT diundang Hotman Paris ke Kopi Johny, Minggu (19/8/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Yohanes Gama Marshall Lau alias Johny, bocah pemanjat tiang bendera dari Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) diundang pengacara kondang Hotman Paris Hutapea ke Kopi Johny, Kelapa Gading, Jakarta Utara Minggu (19/8/2018).

Bocah berusia 13 tahun itu datang sekitar pukul 08.30 WIB dengan didampingi sang ayah Beterino Fahik Marsal serta sang ibu Lorensa Gama.

Mereka datang dengan mengenakan jaket Asian Games 2018 dari Kemenpora berwarna merah. Saat tiba di Kopi Johny, Hotman Paris dan pengunjung langsung menyambutnya dengan meriah.

Hotman juga menggendongnya sebentar dan mengangkatnya untuk berdiri di atas bangku agar bocah berbadan kecil itu bisa terlihat.

"Inilah Yohanes, penyelamat 17 Agustus di Atambua," ujar Hotman disambut sorakan para pengunjung.

Tak hanya Hotman, di Kopi Johny juga ada adiknya Duma Hutapea yang tak kalah senangnya menyambut dan menyalami Joni.

Sebelumnya, beredar video Joni memanjat tiang bendera agar Bendera Merah Putih bisa berkibar saat upacara pengibaran bendera dalam HUT ke-73 RI Kabupaten Belu Perbatasan RI- Timor Leste.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Ika Silalahi, Jumat (17/8/2018).

Dalam video terlihat petugas pengibar bendera memegang bendera karena tali bendera terlepas dan tersangkut di ujung tiang bendera.

Lalu, Joni langsung menuju ke tiang bendera itu dan memanjatnya untuk mengambil tali yang tersangkut.

Viralnya video Joni mendapatkan sorotan publik, tak terkecuali Hotman Paris. Joni, yang diundang ke Jakarta sejak Sabtu (18/8/2018) lalu oleh Kemenpora, juga turut diundang Hotman hari ini.

Hotman dan adiknya Duma menjanjikan akan memberinya uang senilai Rp 50 juta.

(TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved