Idul Adha 2018
Niat Puasa Arafah, Ini Keutamaan Puasa Tarwiyah Sebelum Idul Adha 2018
Hari ini dianjurkan untuk menjalankan puasa sunnah tarwiyah, besok puasa arafah, ini niatnya
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Jelang Hari Raya Idul Adha 2018 ada sejumlah amalan yang dianjurkan untuk umat islam, di antaranya yakni puasa tarwiyah dan puasa arafah.
Puasa Tarwiyah dianjurkan dilakukan pada 8 Zulhijah 1439 atau bertepatan pada hari ini, Senin (20/8/2018).
Setelah puasa tarwiyah, umat islam juga dianjurkan untuk puasah arafah.
Puasa arafah dianjurkan untuk dilakukan pada 9 Zulhijah 1439 hijriah yang jatuh pada Selasa (21/8/2018) atau sehari sebelum Idul Adha.
Pemerintah Indonesia telah memutuskan hari raya Idul Adha tahun ini jatuh pada 22 Agustus 2018.
Sidang itsbat memutuskan 1 Dzulhijjah 1428 H tahun ini jatuh pada 13 Agustus 2018.
Keutamaan puasa tarwiyah dan arafah seperti dilansir dari Tribunnews.com, adalah sebagai berikut:
صَومُ يَوْمِ التَّرْوِيَّةِ كَفَّارَةٌ سَنَةً وَصَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ كَفَّارَةٌ سَنَتَيْنِ
"Puasa Hari Tarwiyah menghapus dosa setahun, dan puasa Hari Arafah menghapus dosa dua tahun." (Jamiul Ahadits, XIV, 34)
Ada yang mengatakan bahwa hadits itu dhoif.
Namun menurut sejumlah ulama seperti dilansir NU Online, mengamalkan hadits dhoif boleh saja, asalkan untuk memperoleh keutamaannya dan tidak berkaitan dengan masalah aqidah serta hukum.
Adapun niat puasa tarwiyah adalah sebagai berikut:
نويتُ صومَ تَرْوِيَة سُنّةً لله تعالى
"Nawaitu shouma tarwiyah sunnata lillaahi ta'ala"
Artinya: Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.
Sedangkan niat puasa Arafah adalah:
نويتُ صومَ عرفة سُنّةً لله تعالى
"Nawaitu shouma 'arofah sunnata lillaahi ta'ala."
Artinya: Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/haji_20180717_135623.jpg)