Penipuan Travel Bogor, Jamaah Diinapkan di Hotel Bekasi dengan Janji Diberangkatkan Haji

beberapa jama'ah Hidayatullah datang ke rumah pemilik travel perjalanan haji tersebut untuk meminta pertanggungjawaban.

Penipuan Travel Bogor, Jamaah Diinapkan di Hotel Bekasi dengan Janji Diberangkatkan Haji
TribunnewsBogor.com/Afdhakul Ikhsan
Sejumlah calon jemaah haji asal Bogor melapor ke Mapolresta Bogor Kota lantaran merasa ditipu perusahaan travel, Rabu (15/8/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kasat Reskrim Polresta Kota Bogor terus melakukan penyelidikan terkait kasus penipuan 152 calon jamaah haji Bogor.

Peristiwa berawal karena terjadi keributan di komplek perumahan Royal Tajur Bogor antara calon jamaah haji dengan pemilik PT Diak Sundus Karya Utama yakni Haifah.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Agah Sanjaya membenarkan bahwa kasus tersebut bermula ketika ada laporan warga yang merasa ditipu oleh PT Diak Sundus Karya Utama yang bergerak dibidang jasa biro perjalanan haji, umroh dan TKI.

Sebelum melaporkan ke kantor polisi, beberapa jama'ah Hidayatullah datang ke rumah pemilik travel perjalanan haji tersebut untuk meminta pertanggungjawaban.

"Ada beberapa jama'ah mendatangi kediaman Haifah mereka tidak terima dan ingin ada pertanggungjawaban," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (20/8/2018).

Lanjut Agah, buntut permasalahan adalah ketika jamaah yang berjumlah 152 orang dijanjikan akan berangkat ke Arab Saudi untuk haji dengan beberapa program yang ditawarkan pada tanggal 11, 12 dan 13 Agustus 2018.

Namun sampai tanggal 15 Agustus 2018 tak juga ada kabar tentang keberangkatan dan para jamaah akhirnya memutuskan untuk pulang ke pondok pesantren.

"Para jama'ah ditampung di hotel Hobyhoby Bekasi selama beberapa hari (bervariasi). Karena sampai tanggal 15 tidak berangkat akhirnya mereka menuntut pertanggung jawaban kepada pengurus (PT DSKU) dengan cara mendatangi PT DSKU secara bersama-sama," ungkapnya.

Masih kata Agah, atas kejadian tersebut para jamaah yang diwakili dan menyetorkan uang melalui H Hidayatulloh menderita kerugian kurang lebih 3,3 miliar dengan rincian

Halaman
12
Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved