Gempa di Lombok

Usai Gempa Susulan 7,0 SR, Lombok Gelap Gulita dan Warga Menjerit-jerit

Ketika ditanya apakah ada korban jiwa dan kerusakan bangunan di kota Mataram, Iyan belum bisa memastikan.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasien menjalani perawatan di tenda pengungsian yang berada di depan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (6/8/2018). Sebanyak 151 pasien rawat inap dan korban gempa menjalani perawatan di tenda dikarenakan kondisi RSUD Kota Mataram yang rusak akibat gempa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasubdit Penanganan Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Iyan Kusmadiana yang masih bertugas di Lombok, NTB bercerita saat gempa bumi 7 SR terjadi.

Saat kejadian seluruh warga banyak yang menjerit-jerit. Iyan saat gempa terjadi berada di Jalan Pancausaha Kota Mataram.

"Sangat keras sekali gempanya. Warga jerit-jerit. Sekarang gelap gulita hanya lampu sorot mobil dan motor yang terlihat,"kata Iyan, Minggu(19/8/2018).

Gempa Susulan Bermagnitude 7,0 Guncang Lombok, Tidak Berpotensi Tsunami

Update Gempa Susulan di Lombok, Ada Korban Tewas dan Ratusan Rumah Warga Rusak

Ketika ditanya apakah ada korban jiwa dan kerusakan bangunan di kota Mataram, Iyan belum bisa memastikan.

Tim-tim penyelamat yang juga masih bekerja di Mataram juga belum melaporkan adanya korban jiwa ataupun kerusakan bangunan.

"Yang terpenting sekarang keselamatan teman-teman penyelamat. Kala u soal kerusakan pasti ada tapi kita belum dapat laporan," ujar Iyan

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved