Breaking News:

Idul Adha 2018

Ada Perbedaan Waktu Sholat Idul Adha di Arab Saudi dan Indonesia, Ini Kata Ketua MUI Kabupaten Bogor

"Letak geografis bujur dan lintang Saudi berbeda posisi dengan Indonesai dan perbedaan itu juga bisa membedakan waktu," ujar Mukri.

(AFP PHOTO / FAYEZ NURELDINE)
Umat Islam Muslim berdoa di Padang Arafah dekat Kota Mekkah, Arab Saudi, bagian dari kegiatan haji, 13 Oktober 2013. Lebih dari dua juta muslim tiba di kota suci ini untuk ibadah haji tahunan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Berbedanya penetapan tanggal 1 Dzulhijah dan waktu pelaksanaan Shalat Idul Adha 1439 Hijriah atau 10 Dzulhijah di Indonesia dengan Arab Saudi dikarenakan faktor geografis.

Pemerintah Pusat melalui Kementrian Agama memutuskan bahwa tanggal 1 Dzulhijah 1439 H jatuh pada Senin (13/8/2018).

Sehingga pelaksanaan Shalat Idul Adha pun akan jatuh pada Rabu (22/8/2018) besok.

Berbeda dengan Arab Saudi yang pada hari ini sudah melaksanakan Shalat Idul Adha karena pada Minggu (12/8/2018) kemarin telah memasuki Bulan Zulhijah.

Demikian yang disampaikan Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Selasa (21/8/2018).

Ia mengatakan, letak geografis antara Indonesia dengan Arab Saudi memang lah berbeda, hal itu pula yang membuat waktu di Indonesia lebih cepat sekitar empat jam dari Saudi.

"Letak geografis bujur dan lintang Saudi berbeda posisi dengan Indonesai dan perbedaan itu juga bisa membedakan waktu," ujar Mukri.

Dijelaskannya bahwa posisi hilal akhir Dzulqa'dah 1439 H di Indonesia masih berada di bawah ufuk, sehingga tidak bisa dirukyat atau dilihat.

Sehingga 1 Zulhijah pun ditetapkan pada Senin 13 Agustus 2018 berdasarkan hasil sidang isbat.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved