Breaking News:

Mengaku Tak Mampu Bayar Permintaan Polisi, Sopir Truk Menginap di Simpang Tol BORR

Kusnandar mengaku bahwa sempat ditawarkan untuk membayar sejumlah uang agar bisa kembali melanjutkan perjalanan.

TribunnewsBogor.com/Afdhalul Ikhsan
Truk ditahan di Simpang Tol BORR, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Sopir truk mengeluhkan tindakan polisi karena menahan STNK dan kunci truknya di Simpang Tol BORR, Kota Bogor.

Sebanyak tujuh truk beserta muatannya masih tertahan di Simpang Tol BORR hingga Selasa (21/8/2018) siang.

Menurut satu dari tujuh sopir truk tersebut, Supriyadi, polisi menahan kunci beserta STNK truk karena dianggap telah melanggar aturan soal beban muatan kendaraan.

"Tadi malam kita ditilang mau gak mau kita nginap disini karena kunci sama STNK dibawa semua," ucap Supriyadi.

Supriyadi mengatakan saat ditilang truk yang dikendarainya membawa muatan batu bata.

Menurut polisi yang menindak, beban truk yang dikendarai Supriyadi terlalu berat.

"Iya ditilang katanya karena kelebihan muatan yang isinya muatan bata," ujarnya.

Sopir Truk Mengaku Diminta Bayar Rp 800 ribu, Ini Kata Kasatlantas Polresta Bogor Kota

Lain halnya dengan Supriyadi, Kusnandar mengaku bahwa sempat ditawarkan untuk membayar sejumlah uang agar bisa kembali melanjutkan perjalanan.

"Saya juga ditawarin cuman kan gak ada uang, katanya sih uang damai begitu," katanya.

Kusnandar ditawari untuk memberi uang kepada polisi sebesar Rp 800 ribu.

"Bayar tilangnya Rp 800.000 kan saya gak punya uang apalagi kerja cuman begini dari kantor saya juga gak ada kejelasan, Tapi anehnya tadi ada yang udah pulang, dia bayar 500 ribu," katanya.

Hingga kini TribunnewsBogor.com masih mencoba untuk meminta keterangan pada pihak Sat Lantas Polresta Bogor Kota.(*)

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved