Breaking News:

Kementan Berikan Fakta, Cadangan Beras Pemerintah Lebih dari Cukup

Bukan cuma di tingkat petani, ternyata cadangan beras pemerintah juga ada di tingkat penggilingan.

Editor: khairunnisa
Pixabay
Ilustrasi beras 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian bersama Perum Bulog terjun ke lapangan mengumpulkan data cadangan beras pemerintah langsung dari petani.

Per Selasa (21/8/2018) pukul 10.00 WIB, jumlah cadangan beras pemerintah meningkat hingga 2,027 juta ton, atau meningkat sebanyak 166.418 ton dibandingkan Juli 2018.

"Iya jumlahnya naik hanya dalam waktu satu bulan dari bulan Juli hingga Agustus 2018," ujar Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi dalam pernyataan tertulis, Rabu (22/8/2018).

Bukan cuma di tingkat petani, ternyata cadangan beras pemerintah juga ada di tingkat penggilingan.

Fakta di lapangan

Hingga kemarin (21/8/2018), BKP dan Perum Bulog menemukan fakta terdapat 1.230 juta ton beras masih tersimpan di gudang-gudang penggilingan padi baik besar, sedang, maupun kecil yang tersebar di seluruh Indonesia.

Khusus cadangan beras di Jakarta, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mencapai 44 ribu ton berdasarkan penelusuran BKP Kementan dan Perum Bulog.

Usulkan Jokowi Pindah Kantor ke Lombok, Andi Arief: SBY Pernah Berkantor di Aceh dan Padang

Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kembali membuka keran impor untuk beras.
Dalam kurun waktu dua bulan mendatang, 1 juta ton beras impor diprediksi akan membanjiri Indonesia.

Kemendag mengaku telah memberi izin impor ke Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) dengan alasan stok beras minim.

BKP Kementan memaparkan, dalam surat yang dikeluarkan oleh Perum Bulog per tanggal 9 Agustus 2018 dengan nomor B-1034/11/DO303/08/2018 lalu diketahui bahwa hingga Juli 2018 kemarin stok beras Bulog masih berada di angka 1.861.404 ton.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved