Breaking News:

5 Tenaga Pendidik Bersaing Menjadi Ketua Fortendik IPB

Debat Calon Ketua Fortendik IPB dilakukan di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, belum lama ini.

Humas IPB
Tendik IPB Gelar Debat Calon Ketua Forum tenaga pendidik. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Panitia Pemilihan Ketua Forum Tenaga Kependidikan  Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Debat Calon  Ketua Forum Tenaga Kependidikan (Fortendik) IPB periode 2018-2020.

Debat Calon Ketua Fortendik  IPB dilakukan di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, belum lama ini.

Ketua Panitia Pemilihan Ketua Fortendik IPB, Ir. Setyo Edy Susanto, S.Th.I., M.Pd menyampaikan  hasil seleksi panitia, terpilih lima calon Ketua Fortendik periode 2018-2020 yaitu: Ir. Rita Komalasari dari Perpustakaan IPB, Roesdi Trijadhi dari Unit Arsip IPB, Sofyan, S.Si., M.Si dari Fakultas Peternakan IPB, Ir. Titi Riani, M.Biomed dari Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) dan Vera Nora Indra Astuti, S.Pt, M.M. dari Sekolah Pascasarjana IPB.

“Kami berharap seluruh tenaga kependidikan IPB dapat berpartisipasi dalam pemilihan yang akan dilaksanakan tanggal 23 Agustus 2018 pukul  08:00 - 13 :00 di Graha Widya Wisuda Kampus IPB Dramaga. Kampanye dilangsungkan pada 14-20 Agustus 2018. Masa tenang tanggal 21-22 Agustus 2018. Semoga tenaga kependidikan dapat lebih kompak dan  bersatu, demi kebersamaan dan kesejahteraan tenaga kependidikan,” kata Edy.

Menurutnya, kelima calon Ketua Fortendik IPB terpilih dari sembilan bakal calon perwakilan yang diusulkan dari unit kerja dan fakultas di IPB.

“Enam dari fakultas, satu dari Sekolah Pascasarjana (SPs), dan  dua dari unit penunjang IPB (Perpustakaan dan Unit Arsip). Para kandidat telah melalui proses seleksi berkas (portofolio), presentasi, dan wawancara," jelas Edy.

Dalam kesempatan itu, kelima calon melakukan ‘Debat Calon Ketua Fortendik IPB’.

Kelima bakal calon telah masuk kriteria calon ketua merupakan WNI, sehat jasmani dan rohani, memiliki komitmen yang tinggi untuk memajukan tendik IPB, berjenis kelamin laki-laki atau perempuan, berusia minimal 35 tahun dan maksimal 55 tahun per 1 September 2018.

Kriteria lainnya tidak sedang menjabat sebagai pejabat struktural di IPB atau Majelis Wali Amanat (MWA), pendidikan minimal  Sekolah Menengah Atas (SMA), berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) IPB dan tidak sedang bertugas sebagai Panitia Pemilihan Ketua Fortendik IPB periode 2018-2020. 

Syarat pemilih diantaranya  Warga Negara Indonesia (WNI), Tendik PNS dan non PNS yang terdaftar di Direktorat  Sumber Daya Manusia (SDM) IPB, dan terdaftar di daftar pemilih. (*)

Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved