Breaking News:

Asian Games 2018

Kisah Atlet Paralayang Asal Korea Selama Di Puncak, Suka Sate Hingga Ajak Ibunya Naik Podium

Atlet berusia 27 tahun itu pun sukses menyumbang medali emas di nomor lintas alam beregu putri yang baru saja berakhir tadi sore, Rabu (29/8/2018).

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
atlet paralayang putri asal Korea Selatan, Da Gyeom Lee berfoto bersama ibunya usai memperoleh medali emas Asian Games 2018, Rabu (29/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Ajang kejuaraan paralayang Asian Games 2018 di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor nampaknya menjadi momen 'spesial' bagi atlet paralayang putri asal Korea Selatan, Da Gyeom Lee.

Dalam cabang olahraga (Cabor) paralayang Asian Games 2018, Gyeom turun di nomor ketepatan mendarat (KTM) beregu putri dan perorangan, serta nomor lintas alam beregu putri.

Atlet berusia 27 tahun itu pun sukses menyumbang medali emas di nomor lintas alam beregu putri yang baru saja berakhir tadi sore, Rabu (29/8/2018).

Selain itu, Gyeom berhasil menjadi yang terbaik kedua di nomor KTM perorangan berada di bawah atlet Thailand yang merebut medali emas.

Kemudian Gyeom juga sukses merebut medali perunggu bersama dua rekan lainnya Jinhee Baek dan Woo Young Jang di nomor KTM beregu putri.

Keberhasilannya dalam meraih tiga medali itu pun rupanya tak lepas dari dukungan sang ibu yang langsung datang ke lokasi pertandingan paralayang di kawasan Puncak.

Bahkan, Gyeom sempat mengajak ibunya untuk ikut berdiri bersampingan di atas podium saat momen pengalungan medali untuk nomor KTM perorangan beberapa waktu lalu.

Ketika itu, Gyeom dengan wajah cerianya menjelaskan kepada awak media bahwa seseorang yang berdiri di sampingnya adalah ibunya.

"Ini ibu saya, ini ibu saya," ucap Gyeom seraya tersenyum.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved