Jadi Pembicara Acara Seminar Indonesian Economic Outlook di Bogor, Sandiaga Uno Tanyakan Harga Pasar

"Tapi tenang saja saya punya pengalaman, tahun 1997-1998 saya baru masuk HIMPI, dilantik tahun 1999-2000," ujarnya.

Jadi Pembicara Acara Seminar Indonesian Economic Outlook di Bogor, Sandiaga Uno Tanyakan Harga Pasar
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat tiba di IPB International Convention Centre (IICC), Botani Square, Senin (3/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Bakal calon Wakil Presiden Indonesia Sandiaga Uno menjadi pembicara pada seminar Challanging The Global Market & Indonesian Economic Outlook di IPB  International Convention Centre (IICC), Senin (3/8/2018).

Saat mengetahui tema acaranya, Sandi pun sempat melontarkan sulitnya berbicara soal Indonesia Economic Outlook

Sandi pun tampak menanyakan kondisi harga pasar kepada peserta ibu-ibu yang hadir.

"Materinya berat banget nih ekonomi outlook, kita mikirnya harga harga pasar aja, gimana harga pasar naik turun, cari kerja susah atau gampang?," tanya Sandi.

Sandi pun menceritakan bahwa dirinya masuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) pada sekitar tahun 1997-1998, dan kemudian dilantik pada tahun kepengurusan 1999-2000.

"Tapi tenang saja saya punya pengalaman, tahun 1997-1998 saya baru masuk HIMPI, dilantik tahun 1999-2000," ujarnya.

Menurutnya kondisi saat itu ekonomi Indonesia sedang kurang membaik.

"Jadi waktu itu kita keadaan ekonominya lagi kurang baik dan saya lihat di sini kita juga melihat kekhawatiran keadaan ekonomi kurang baik, tapi karena kita HIPMI disini harus menanamkan optimisme, betul enggak," ucapnya.

Sandi juga menjelaskan bahwa pada tahun 2018 itu yang terpenting adalah memanfaatkan peluang usaha di berbagai sektor.

Di ataranya adalah sektor ekspor impor dan pariwisata 

"Sektor yang paling bisa kita unggulkan dalam keadaan rupiah kurang baik adalah sektor sektor yang akan bertumpu pada peningkatan ekspor kita, kedua bagaiamana kita membangkitkan ekonomi yang bisa membantu sektor impor ketiga bagaimana kita membangun ekonomi di bidang pariwisata," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved