Breaking News:

Penasihat GNPF : Sumpah, Habib Rizieq Ingin Sekali Pulang ke Indonesia

Penasihat GNPF menyebut ada kekuatan lain yang membuat Rizieq Shihab hingga saat ini belum kembali ke Indonesia.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Penasihat GNPF, Haikal Hassan mengungkap fakta soal keinginan Rizieq Shihab untuk pulang ke Indonesia.

Dilansir dari tayangan Indonesian Lawyers Club, Haikal Hassan sebagai pihak yang intens melakukan komunikasi dengan Rizieq Shihab mengungkap keinginan tersebut.

Pengungkapan tersebut diawali dengan pernyataan sang penasihat GNPF yang membawa-bawa nama Presiden Jokowi serta Tito Karnavian.

Haikal Hassan menyebut bahwa rezim alias pemerintahan Jokowi nyatanya tidak mampu mengembalikan hak-hak warga negara.

Hal tersebut menurut Haikal Hassan ditandai dengan ketidakmampuan Jokowi dan Tito Karnavian dalam memulangkan Rizieq Shihab.

"Sampai detik ini, Pak Jokowi tidak sanggup memulangkan Habib Rizieq. Sampai hari ini Pak Tito tidak sanggup mengembalikan Habib Rizieq. Itu fakta. Bahwa rezim di sini tidak sanggup mengembalikan hak-hak warga negara yang terbukti tidak bersalah," ujar Haikal Hassan.

Usai mengutarakan pernyataan tersebut, Haikal Hassan pun terdengar meralatnya.

Haikal Hassan
Haikal Hassan (Youtube ILC)

Ia lalu bersumpah tentang keinginan kuat Rizieq Shihab yang sangat ingin pulang ke Indonesia.

Namun karena ada kekuatan lain, Haikal Hassan menyebut bahwa Rizieq Shihab masih mempertimbangkan banyak hal untuk melakukannya.

Mat Solar Bajaj Bajuri Alami Stroke, Ucap Permintaan Maaf Ke Masyarakat Hingga Buat Rektor Terharu

Ya, dalam tayangan tersebut, Haikal Hassan menyebut bahwa ada kekuatan yang akhirnya tidak bisa membuat Rizieq Shihab pulang ke Indonesia.

Halaman
123
Penulis: khairunnisa
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved