Berhasil Budidaya Ikan di Selokan, Ketua RT Cerita Sulitnya Ajak Warga Karena Takut Ikannya Hilang

Ditambah Ketua Ecovillage Baraya, Irfah Satiri, banyak warga lain yang sudah berfikir hal ini tidak akan tercapai.

Berhasil Budidaya Ikan di Selokan, Ketua RT Cerita Sulitnya Ajak Warga Karena Takut Ikannya Hilang
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Ketua RT 3 RW 10 dan Kader Ekovillage, Aedi Yuhri manfaatkan selokan di depan rumah untuk membudidaya ikan 

Ditambah Ketua Ecovillage Baraya, inti dari semua ini bukanlah sebuah budidaya.

Tapi, sebuah kesadaran.

"Kami hanya mengajak merubah mindset warga dalam kondisi apa pun. Tapi dalam perubahan suatu lingkungan, ini tergantung wilayahnya adanya rekayasa lingkungan," pungkasnya.

Senada dengan Irfah, Aedi Yuhri mengatakan, ia bersama anggota lain selalu mensosialisasikan akan kebersihan lingkungan, namun, dalam perubahan, perlu dilihat cakupan wilayahnya.

Dikatakannya, potensi wilayah tiap tempat berbeda-beda.

"Ada tempat yang sungainya bila dibudidayakan tidak bisa. Hal ini karena bila hujan, maka akan banjir. Mengapa? Karena sistemnya belum ketemu, aliran sungainya panjang dan melibatkan banyak desa. Sampahnya juga banyak. Makanya sosialisasi perlu digencarkan dan dilihat potensi wilayahnya," tuturnya.

Lainnya, ia mengatakan bahwa budidaya ikan di selokan ini hanya ada satu-satunya di Kabupaten Bogor.

"Di kabupaten bogor baru disini. Kalau Indonesia, mungkin baru disini dan Bantul, Yogyakarta. Intinya, kita ingin merubah mindset masyarakat sebagai Ecovillage. Kami selalu mensosialisasikan hal ini ke RW dan desa lain. Target kami di 2020, di bendungan bebas sampah," tutupnya.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved