Soal Pilihan Politik Ustaz Abdul Somad dan Aa Gym, TGB Buka Suara : Tidak Perlu Ditarik Ke Sana Sini

Namun ia menegaskan, tidak boleh ada satu pihak yang merasa atau mengklaim bahwa dialah yang merepresentasikan ulama.

Soal Pilihan Politik Ustaz Abdul Somad dan Aa Gym, TGB Buka Suara : Tidak Perlu Ditarik Ke Sana Sini
Kompas.com
Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat, M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) buka suara mengenai arah ulama kondang di Tanah Air soal Pilpres 2019.

Ia menjelaskan soal arah dukungan kedua sahabatnya, yakni Aa Gym dan Ustaz Abdul Somad (UAS).

Hal itu disampaikan oleh TGB di acara Q & A pada Kamis (20/9/2018) malam.

Pada acara tersebut, pembawa acara Andini menanyakan soal arah dukungan kedua sahabat TGB itu di pilpres Tahun 2019.

TGB pun menjelaskan kalau arah keduanya untuk saat ini masih berada di tengah.

Itu artinya, menurut TGB, baik Aa Gym atau Ustaz Abdul Somad saat ini tidak mendukung Jokowi maupun Prabowo.

"Setahu saya beliau-beliau masih di tengah, jadi menurut saya bagus juga untuk kita, tidak harus mendorong-dorong para ulama harus ke mana, harus milih ini atau itu, mungkin banyak yang ingin memilih di tengah, dan itu mungkin yang terbaik juga," jelasnya dilansir dari tayangan ulangnya di YouTube metrotvnews, Kamis (20/9/2018).

Namun ia mengoreksi perkataan Andini, ia menegaskan kalau pernyataan sebelumnya itu bukan berarti ia menilai kalau ulama sebaiknya berada di tengah.

"Saya tidak mengatakan bahwa ulama itu harus di tengah, saya mengatakan bahwa kalau ada para ulama yang ingin tetap di tengah, maka biarlah dia di tengah, tidak perlu ditarik-tarik atau dipersepsikan harus ke sana harus ke sini," bebernya.

Ia juga menjelaskan, ranah pengabdian untuk para ulama ada banyak, tidak harus dengan mendukung salah satu pasangan capres-cawapres.

Gerindra Ajukan Caleg Eks Koruptor Paling Banyak

Sandiaga Uno Sebut Sejumlah Tim Yenny Wahid Dukung Masuk Struktur Pemenangan Prabowo

"Mungkin ada yang merasa bahwa dengan mendukung calon presiden tertentu dia telah menunaikan amanah berdakwahnya, dan itu tidak bisa disalahkan, ada yang merasa udah deh daripada saya ke sana kesi mendingan saya di tengah saja, mungkin dengan ini saya lebih mampu ke mana-mana bisa berdakwah dengan tenang, itu juga satu perspektif yang harus dihormati," jelasnya.

TGB (Twitter/TGB)

Namun ia menegaskan, tidak boleh ada satu pihak yang merasa atau mengklaim bahwa dialah yang merepresentasikan ulama.

Keterwakilan Perempuan 50 Persen, Partai Ini Usung Caleg Paling Sedikit Di DCT Pileg Kabupaten Bogor

Ini videonya :

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved