Breaking News:

Masuknya Investor Asing ke Indonesia, Rudiantara: Tidak Ada yang Perlu Ditakutkan

Terlebih, perusahan, e-commerce, start up, akan mendapat banyak manfaat, baik dari dana, Sumber Daya Manusia (SDM), dan ide-ide.

Penulis: Sachril Agustin Berutu | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Menkominfo, Rudiantara 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Masuknya investor asing dipastikan tidak akan mempengaruhi perkembangan UKM dan UMKM di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menilai masuknya investor asing justru akan bermanfaat bagi perkembangan perekonomian di Indonesia.

Terlebih, perusahan, e-commerce, start up, akan mendapat banyak manfaat, baik dari dana, Sumber Daya Manusia (SDM), dan ide-ide.

"Investor asing tidak akan menjadi pemegang saham mayoritas bila masuk ke Indonesia," katanya, di IPB, Senin (24/9/2018).

Ridiantara menjelaskan, di era digital ini, perlu investor asing agar perusahaan terkait semakin berkembang, apalagi di perusahaan besar yang membutuhkan dana hingga puluhan triliun.

"Coba lihat Bukalapak atau Tokopedia, merger mereka bukan dari perusahaan besar. Tapi dari UMKM yang jumlahnya ratusan bahkan jutaan. Para UKM dan UMKM ini perlu diprioritaskan," terangnya.

Dengan fokus di UMKM, maka produk lokal juga lebih bisa bersaing di global.

Rudiantara pun menegaskan, tidak ada yang perlu ditakutkan dari investor lokal.

"Kita lihat di Gojek, investor asing tidak ada yang menjadi pemegang saham mayoritas. Justru pemegang saham tertinggi dari investor lokal. Demikian juga dengan Tokopedia. Dalam konteks merger atau akuisisi, itu ada di Indonesia. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," beber Menkominfo.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved