Kakak Syahrini Meninggal Dunia

Begini Kronologi Meninggalnya Kakak Syahrini, Tersetrum Saat Ngecek Dump Truck

Saat mengecek dump truk, posisi Ridwan Zaelani sedang memegang pintu truk dan menginjak genangan air.

Begini Kronologi Meninggalnya Kakak Syahrini, Tersetrum Saat Ngecek Dump Truck
Instagram
Syahrini dan mendiang kakaknya 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Adik Syahrini, Aisyahrani, menjelaskan, penyebab meninggalnya Ridwan Zaelani.

"Meninggal di Rumpin saat sedang mengetes dump truk," katanya, di Air Mancur Haur Jaya, Jalan Bitung, RT 4/7, Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (26/9/2018).

Ia menjelaskan, penyebab meninggalnya almarhum karena kecelakaan kerja.

Saat mengecek dump truk, posisi Ridwan Zaelani sedang memegang pintu truk dan menginjak genangan air.

Namun, saat dilakukan pengecekan, dump truk naik terlalu tinggi.

"Dump truck terlalu ke atas sehingga nempel ke kabel. Aa langsung meninggal di tempat karena tersengat listrik bertegangan tinggi," lanjutnya.

Tewas Tersengat Listrik, Ini Sosok Sang Kakak di Mata Syahrini: Pria Bermata Sayu dan Bertubuh Kekar

Tak hanya Ridwan, karyawannya yang bernama Deden juga menjadi korban tersetrum listrik, namun nyawanya masih tertolong.

"Iya betul, Deden koma. Kakinya terbakar dan bolong karena kejadian ini," jelasnya.

Syahrini dan adiknya, Aisyahrani
Syahrini dan adiknya, Aisyahrani (TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu)

Adik Syahrini ini bercerita, ia mendengar kabar meninggalnya Ridwan dari sang suami.

Suaminya sendiri, mendapat kabar dari karyawan almarhum.

"Posisi saya saat itu sedang di Jakarta. Yang saya pikirkan saat itu adalah bagaimana saya pulang ke rumah di Bogor," jelasnya.

Akui Selalu Aman di Bandung, Ketua The Jakmania Soroti Koreografi Viking yang Dinilai Provokatif

Lanjutnya, Ridwan adalah tipe orang yang detail.

Dalam bekerja, almarhum akan turun langsung ke lapangan bila ada kerusakan atau kesalahan.

"Tapi kami semua sudah ikhlas. Menurut saya, semua manusia akan meninggal tapi caranya yang berbeda," tutupnya.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved