Breaking News:

Penyelundupan 20 Kilogram Sabu Asal Malaysia Melalui Jalur Laut Berhasil Digagalkan Polisi

Pengungakapan kasus ini berawal dari informasi yang diperoleh Tim NIC Dirtipid Narkoba Bareskirm Mabes Polri

Editor: Damanhuri
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dirtipid Narkoba Brigjen Eko Daniyanto di Gedung Dirtipid Narkoba Mabes Polri, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (28/9/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Bareskrim Mabes Polri menggagalkan penyelundupan 20 kilogram sabu dari jaringan internasional Malaysia-Indonesia.

Pengungakapan kasus ini berawal dari informasi yang diperoleh Tim NIC Dirtipid Narkoba Bareskirm Mabes Polri akan adanya transaksi narkoba di perairan asahan.

"Awalnya kami mendapat informasi adanya peredarN narkoba di Asahan dengan cara penyelundupan menggunaman perahu nelayan dari Portlang Malaysia," ucap Kepala Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto, Jumat (28/9/2018).

Bekerjasama dengan Bea Cukai, Tim NIC langsung melakukan penyelidikan dan melakukan penghadangan di laut dan dermaga sungai di Tanjung Balai Asahan.

Mereka menggunakan cara ship to ship, jadi bandar. Selanjutnya Team NIC melakukan penyelidikan.

Tim NIC dan Bea Cukai menghadang di laut dan dermaga sungai di Tanjung Balai Asahan dan pada Senin (24/9/2018) sekira pukul 23.30 WIB, tIm mengejar para penyelundup.

"Mereka ini mengunakan cara ship to ship, bandar yang menjemput sendiri di tengah laut, tapi ternyata kami kehilangan jejak karena diperairan tersebut banyak jalur tikus," ujarnya.

Petugas lalu mengejar dan berhasil menangkap dua pelaku bernama Mardani dan Marzuki di kediamannya pada Senin (24/9/2018) sekira pukul 23.30 WIB.

Dari keterangan tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti sabu yang disembunyikan di dalam sebuah jeriken yang disimpan di belakang rumah tersangka.

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap tersangka Rohib, dia bandar dan yang menyiapkan uang sekaligus pengendali peredaran narkoba," kata Eko.

"Nantinya barang ini akan diterukan ke Jakarta melalui jalur darat," tambah dia. 

 (TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved