Breaking News:

Penyelundupan Sabu Modus Nasi Bungkus Lewat Jasa Ojek Online di Lapas Cipinang Berhasil Digagalkan

Saat ditemukan, paket sabu tersebut ada di dalam bungkusan nasi yang diantar oleh seorang pengendara ojek online.

Editor: Damanhuri
Warta Kota/Joko Supriyanto
Paket sabu dalam bungkusan nasi yang diselundupkan ke Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, (29/9/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Penyelundupan narkotika jenis sabu terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (29/9/2018).

Paket sabu itu ditujukan untuk penghuni lapas. Namun, penyelundupan tersebut digagalkan petugas Lapas Cipinang.

Modus penyelundupkan narkoba tersebut melalui pemesanan makanan via ojek online.

Saat ditemukan, paket sabu tersebut ada di dalam bungkusan nasi yang diantar oleh seorang pengendara ojek online.

Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Bambang Sumardiono mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pukul 18.23 WIB, Sabtu (29/9/2018).

Ketika itu, ada seorang pengendara ojek online membawa 10 bungkus nasi menggunakan dua kantong plastik.

"Jadi, kejadian saat serah terima regu jaga siang ke malam, ada seorang driver ojek online mengirim makanan untuk narapidana yang ada di dalam," kata Bambang Sumardiono, Minggu (30/9/2018).

"Makanan itu ada 10 bungkus dibawa dengan dua kantong plastik, sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur--Red)  yang ada bahwa barang bawaan tersebut diperiksa," katanya lagi.

Namun, saat dilakukan pemeriksaan petugas merasa ada yang janggal dalam bungkusan makanan tersebut.

Selanjutnya, petugas langsung memeriksa bungkusan nasi tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, di dalam bungkusan nasi itu, selain nasi, disembunyikan dua paket sabu seberat 2 ons.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved